Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Sari
● online
Sari
● online
Halo, perkenalkan saya Sari
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Manfaat serta Fungsi Meja Ginekologi untuk Persalinan

Manfaat serta Fungsi Meja Ginekologi untuk Persalinan

Diposting pada 14 June 2024 oleh SulthanMedic / Dilihat: 57 kali / Kategori:

Meja ginekologi adalah perabot medis khusus yang dirancang untuk memfasilitasi pemeriksaan dan prosedur ginekologi. Meja ini digunakan oleh dokter spesialis kandungan dan ginekologi (OB/GYN) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi wanita, prosedur diagnostik, dan beberapa prosedur perawatan.

Meja ginekologi memberikan berbagai manfaat dalam konteks pemeriksaan dan perawatan kesehatan reproduksi wanita. Beberapa manfaat utama dari meja ginekologi adalah sebagai berikut:

1. Kemudahan dalam Pemeriksaan

Memungkinkan dokter untuk melakukan pemeriksaan panggul, pemeriksaan kehamilan, dan prosedur ginekologi lainnya dengan akses yang optimal dan visibilitas yang baik.

2. Kenyamanan Pasien

Meja ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada pasien dengan fitur seperti pelapis empuk, penopang kaki (stirrups), dan penyesuaian posisi yang fleksibel.

3. Posisi yang Tepat untuk Prosedur

Memungkinkan dokter untuk menempatkan pasien dalam posisi yang paling sesuai untuk berbagai prosedur ginekologi, seperti pap smear, biopsi, pemasangan alat kontrasepsi intrauterin (IUD), dan lain-lain.

4. Efisiensi Waktu

Dengan fitur penyesuaian yang mudah, dokter dapat dengan cepat menyesuaikan posisi meja untuk berbagai jenis pemeriksaan dan prosedur, sehingga menghemat waktu.

5. Keamanan dan Stabilitas

Meja ginekologi biasanya dirancang dengan stabilitas tinggi untuk memastikan keamanan pasien selama prosedur, mengurangi risiko jatuh atau ketidaknyamanan.

6. Fasilitas Penyimpanan Alat

Beberapa meja dilengkapi dengan laci atau kompartemen penyimpanan untuk menyimpan alat-alat medis, sehingga memudahkan akses dan menjaga kerapian ruang pemeriksaan.

7. Desain Higienis

Bahan yang digunakan biasanya mudah dibersihkan dan didisinfeksi, membantu menjaga standar kebersihan yang tinggi dan mengurangi risiko infeksi.

8. Penggunaan Multi-Fungsi

Meja ginekologi dapat digunakan untuk berbagai jenis prosedur medis lainnya, seperti pemeriksaan ultrasonografi (USG), perawatan luka, dan lain-lain.

9. Dukungan Psikologis

Meja yang nyaman dan didesain ergonomis dapat membantu mengurangi kecemasan pasien selama pemeriksaan atau prosedur ginekologi, meningkatkan pengalaman keseluruhan pasien.

10. Penyesuaian Listrik atau Hidraulik

Meja modern sering dilengkapi dengan sistem penyesuaian elektrik atau hidraulik, memungkinkan penyesuaian posisi dengan lebih mudah dan presisi, yang dapat mengurangi beban kerja fisik dokter dan staf medis.

 

Fitur Umum Pada Meja Ginekologi

Secara keseluruhan, meja ginekologi adalah alat penting dalam perawatan kesehatan wanita, membantu memastikan bahwa pemeriksaan dan prosedur dapat dilakukan dengan cara yang aman, efisien, dan nyaman bagi pasien.

Pada umumnya, meja ginekologi dilengkapi dengan berbagai fitur yang dirancang untuk memfasilitasi pemeriksaan dan prosedur ginekologi dengan nyaman dan efisien.

Berikut adalah beberapa fitur umum yang biasanya dimiliki oleh meja ginekologi:

1. Penopang Kaki (Stirrups)

Penopang kaki pada meja ginekologi, sering disebut sebagai “stirrups,” adalah komponen yang dirancang untuk menahan dan mendukung kaki pasien selama pemeriksaan atau prosedur ginekologi. Penopang kaki ini biasanya berbentuk seperti sandaran atau pegangan yang dapat disesuaikan, di mana pasien dapat meletakkan kaki mereka untuk menjaga posisi yang diperlukan.

  • Fungsi Penopang Kaki (Stirrups) pada Meja Ginekologi

1. Menjaga Posisi Pasien : Penopang kaki membantu menjaga kaki pasien dalam posisi yang optimal selama pemeriksaan atau prosedur, memberikan akses terbaik bagi dokter ke area panggul dan organ reproduksi.

2. Kenyamanan Pasien : Dengan mendukung kaki pasien, penopang kaki membantu mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan kenyamanan selama pemeriksaan atau prosedur yang mungkin berlangsung cukup lama.

3. Stabilitas dan Keamanan : Penopang kaki dirancang untuk memberikan stabilitas, sehingga pasien dapat merasa aman dan tenang, mengurangi risiko pergerakan yang tidak disengaja yang dapat mengganggu pemeriksaan atau prosedur.

4. Fleksibilitas dalam Penyesuaian : Stirrups biasanya dapat disesuaikan ketinggian dan sudutnya, memungkinkan dokter untuk menempatkan kaki pasien dalam posisi yang paling sesuai untuk berbagai jenis pemeriksaan atau prosedur ginekologi.

5. Akses Lebih Baik untuk Dokter : Dengan menjaga kaki pasien pada posisi yang diinginkan, penopang kaki memberikan dokter visibilitas dan akses yang lebih baik ke area panggul, mempermudah dan mempercepat proses diagnostik dan terapeutik.

6. Efisiensi Prosedur : Dengan membantu mempertahankan posisi pasien, penopang kaki memungkinkan dokter untuk melakukan pemeriksaan atau prosedur dengan lebih efisien dan efektif, mengurangi waktu yang diperlukan dan meningkatkan hasil pemeriksaan.

Penopang kaki ini merupakan bagian integral dari desain meja ginekologi, berkontribusi secara signifikan terhadap keseluruhan efisiensi dan kenyamanan selama pemeriksaan ginekologi.

2. Sandaran yang Dapat Disesuaikan

Sandaran pada meja ginekologi adalah bagian dari meja yang dirancang untuk mendukung tubuh pasien, terutama punggung, kepala, dan kadang-kadang kaki, selama pemeriksaan atau prosedur ginekologi. Sandaran ini biasanya dapat disesuaikan untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada pasien dan akses optimal bagi dokter.

  • Fungsi Sandaran pada Meja Ginekologi

1. Mendukung Tubuh Pasien : Sandaran memberikan dukungan yang diperlukan untuk punggung, kepala, dan kaki pasien, memastikan mereka berada dalam posisi yang nyaman dan stabil selama pemeriksaan atau prosedur.

2. Menjaga Posisi yang Optimal : Penyesuaian sandaran memungkinkan dokter untuk menempatkan pasien dalam berbagai posisi yang diperlukan untuk berbagai jenis pemeriksaan atau prosedur ginekologi, seperti posisi litotomi, semi-fowler, atau posisi datar.

3. Meningkatkan Kenyamanan Pasien : Dengan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pasien, sandaran membantu mengurangi ketegangan otot dan ketidaknyamanan, terutama selama prosedur yang memerlukan waktu lama.

4. Fleksibilitas dan Penyesuaian :  Sandaran yang dapat diatur ketinggian dan sudut kemiringannya memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan posisi pasien dengan cepat dan mudah, sesuai dengan kebutuhan klinis.

5. Memfasilitasi Prosedur Medis : Posisi yang tepat dan dukungan yang baik dari sandaran mempermudah dokter dalam melakukan pemeriksaan atau prosedur, memberikan visibilitas dan akses yang lebih baik ke area panggul dan organ reproduksi.

6. Stabilitas dan Keamanan : Sandaran yang stabil membantu menjaga pasien tetap dalam posisi yang diinginkan tanpa risiko tergelincir atau bergerak, yang bisa mengganggu pemeriksaan atau prosedur.

7. Mendukung Berbagai Posisi Medis : Sandaran yang dapat disesuaikan memungkinkan transisi mudah antara berbagai posisi medis yang mungkin diperlukan selama pemeriksaan atau prosedur, seperti posisi trendelenburg (kepala lebih rendah dari kaki) atau posisi semi-reclined.

  • Jenis Penyesuaian pada Sandaran

– Sandaran Punggung : Biasanya dapat disesuaikan kemiringannya untuk memungkinkan pasien berada dalam posisi duduk, berbaring, atau setengah berbaring.

– Sandaran Kepala : Beberapa meja memiliki sandaran kepala yang dapat diatur untuk mendukung leher dan kepala pasien dengan nyaman.

– Sandaran Kaki : Selain stirrups, beberapa meja juga memiliki sandaran kaki yang dapat diatur untuk mendukung kaki pasien dalam posisi yang diinginkan.

Dengan fitur-fitur ini, sandaran pada meja ginekologi memainkan peran penting dalam memastikan kenyamanan pasien, efisiensi pemeriksaan, dan kemudahan akses bagi dokter selama prosedur ginekologi.

3. Pelapis yang Nyaman

Pelapis yang nyaman pada meja ginekologi adalah bahan yang digunakan untuk melapisi permukaan meja, terutama bagian sandaran dan tempat duduk, yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada pasien selama pemeriksaan atau prosedur medis. Pelapis ini dirancang untuk memberikan dukungan yang cukup, mengurangi tekanan pada tubuh pasien, dan menjaga kebersihan serta kemudahan dalam perawatan meja.

Pelapis ini memainkan peran penting dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan pasien selama pemeriksaan dan prosedur. Jenis bahan yang digunakan untuk pelapis bervariasi tergantung pada kebutuhan spesifik dan preferensi fasilitas medis, namun semua bahan harus mudah dibersihkan, tahan lama, dan memberikan dukungan serta kenyamanan yang optimal.

  • Fungsi Pelapis pada Meja Ginekologi

1. Kenyamanan Pasien : Pelapis yang empuk dan lembut membantu mengurangi ketidaknyamanan dan ketegangan otot selama pemeriksaan atau prosedur yang mungkin berlangsung cukup lama.

2. Dukungan Tubuh : Memberikan dukungan yang cukup untuk berbagai bagian tubuh pasien, termasuk punggung, kepala, dan kaki, sehingga posisi pasien tetap stabil dan nyaman.

3. Higienis dan Mudah Dibersihkan : Pelapis yang berkualitas tinggi biasanya terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan dan didisinfeksi, membantu menjaga standar kebersihan yang tinggi dan mengurangi risiko infeksi.

4. Tahan Lama : Bahan pelapis yang digunakan harus tahan lama dan mampu menahan penggunaan yang berulang tanpa mengalami kerusakan atau degradasi kualitas.

  • Jenis Pelapis yang Biasa Digunakan

1. Vinil (PVC)
– Keunggulan : Mudah dibersihkan, tahan air, dan tahan terhadap cairan tubuh serta desinfektan.
– Kenyamanan : Cukup empuk dan memberikan kenyamanan yang baik, meskipun mungkin tidak sefleksibel bahan lainnya.

2. Kulit Sintetis :
– Keunggulan : Memberikan tampilan yang profesional dan elegan, serta tahan terhadap noda dan cairan.
– Kenyamanan : Lebih lembut dan fleksibel dibandingkan vinil, memberikan kenyamanan tambahan.

3. Poliuretan (PU)
– Keunggulan : Sangat tahan lama, fleksibel, dan mudah dibersihkan. Juga tahan terhadap desinfektan dan cairan.
– Kenyamanan : Memberikan kenyamanan yang baik dengan permukaan yang lembut dan fleksibel.

4. Kain Berlapis Khusus :
– Keunggulan : Terkadang digunakan untuk meja dengan penggunaan tertentu. Bahan ini dapat diresapi dengan pelindung anti-noda dan anti-mikroba.
– Kenyamanan : Sangat nyaman dan lembut, meskipun mungkin memerlukan perawatan yang lebih intensif untuk menjaga kebersihannya.

5. Memori Busa (Memory Foam)
– Keunggulan : Menyesuaikan dengan bentuk tubuh pasien, memberikan dukungan tambahan dan mengurangi tekanan pada titik-titik kontak.
– Kenyamanan : Sangat nyaman, ideal untuk penggunaan dalam waktu lama.

4. Sistem Penyesuaian Listrik atau Hidraulik

Beberapa meja dilengkapi dengan mekanisme penyesuaian elektrik atau hidraulik yang memungkinkan dokter atau perawat mengatur tinggi dan kemiringan meja dengan mudah dan cepat.

Sistem penyesuaian listrik atau hidraulik pada meja ginekologi adalah mekanisme yang memungkinkan penyesuaian berbagai bagian meja secara otomatis atau semi-otomatis menggunakan tenaga listrik atau hidraulik. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan efisiensi kerja dokter atau tenaga medis selama pemeriksaan atau prosedur ginekologi.

Sistem penyesuaian listrik atau hidraulik pada meja ginekologi memberikan banyak manfaat dalam hal kenyamanan, efisiensi, dan fleksibilitas. Sistem ini memungkinkan penyesuaian meja yang cepat dan mudah, membantu dokter dan tenaga medis untuk memberikan perawatan yang lebih baik dan lebih nyaman bagi pasien.

  • Fungsi Sistem Penyesuaian Listrik atau Hidraulik

1. Kemudahan Penyesuaian : Memungkinkan penyesuaian posisi meja dengan mudah dan cepat hanya dengan menekan tombol, tanpa memerlukan tenaga fisik yang besar dari tenaga medis.

2. Kenyamanan Pasien : Penyesuaian yang halus dan presisi meningkatkan kenyamanan pasien, mengurangi ketidaknyamanan selama penyesuaian posisi.

3. Posisi Optimal untuk Pemeriksaan : Sistem ini memungkinkan dokter untuk menyesuaikan meja ke berbagai posisi yang dibutuhkan untuk pemeriksaan atau prosedur yang berbeda, seperti posisi litotomi, Trendelenburg, atau semi-Fowler.

4. Efisiensi Waktu : Mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyesuaikan posisi meja secara manual, sehingga pemeriksaan atau prosedur dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

5. Pengurangan Beban Fisik pada Staf Medis : Sistem otomatis ini mengurangi beban fisik pada staf medis, terutama dalam menyesuaikan posisi meja berulang kali selama hari kerja.

  • Jenis Sistem Penyesuaian

1. Sistem Listrik
– Menggunakan motor listrik untuk menggerakkan bagian-bagian meja.
– Dapat dioperasikan melalui panel kontrol atau remote control.
– Menawarkan penyesuaian yang halus dan presisi.
– Dapat mencakup fitur tambahan seperti memori posisi yang menyimpan pengaturan posisi yang sering digunakan.

2. Sistem Hidraulik
– Menggunakan tekanan cairan (biasanya minyak hidraulik) untuk menggerakkan bagian-bagian meja.
– Biasanya dioperasikan dengan pedal atau tuas.
– Sistem hidraulik cenderung lebih tahan lama dan dapat menangani beban berat dengan mudah.
– Penyesuaian bisa sangat halus, meskipun mungkin memerlukan sedikit lebih banyak tenaga fisik dibandingkan dengan sistem listrik.

  • Bagian Meja yang Bisa Disesuaikan

1. Sandaran Punggung : Dapat dinaikkan atau diturunkan untuk mengatur posisi pasien dari duduk ke berbaring.

2. Sandaran Kaki : Dapat disesuaikan untuk mengangkat atau menurunkan kaki pasien sesuai dengan kebutuhan prosedur.

3. Tinggi Meja : Dapat dinaikkan atau diturunkan untuk menyesuaikan ketinggian meja sesuai dengan kenyamanan dokter selama pemeriksaan.

4. Kemiringan Meja : Meja dapat dimiringkan ke depan atau ke belakang (Trendelenburg atau reverse Trendelenburg) untuk prosedur tertentu.

5. Permukaan yang Mudah Dibersihkan

Permukaan yang mudah dibersihkan pada meja ginekologi sangat penting untuk memastikan kebersihan, mencegah infeksi, dan menjaga kenyamanan pasien. Permukaan ini harus tahan terhadap cairan, mudah dibersihkan, dan dapat didisinfeksi secara menyeluruh. Berikut adalah beberapa karakteristik dan bahan yang umum digunakan untuk memastikan permukaan meja ginekologi mudah dibersihkan:

  • Karakteristik Permukaan yang Mudah Dibersihkan

1. Tahan Terhadap Cairan : Permukaan harus tahan terhadap cairan tubuh, darah, dan bahan kimia pembersih tanpa meresap atau rusak.

2. Non-Poros : Bahan non-poros tidak memungkinkan mikroorganisme atau cairan masuk ke dalam permukaan, sehingga lebih mudah untuk dibersihkan dan didisinfeksi.

3. Tahan Terhadap Bahan Kimia : Permukaan harus tahan terhadap disinfektan dan pembersih kuat yang sering digunakan di lingkungan medis.

4. Lembut dan Tidak Kasar : Permukaan harus lembut dan tidak kasar untuk kenyamanan pasien tetapi cukup kuat untuk tahan terhadap pembersihan berulang.

5. Anti-Mikroba (Opsional) : Beberapa bahan pelapis memiliki sifat anti-mikroba tambahan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lainnya.

  • Bahan yang Biasa Digunakan

1. Vinil (PVC)
– Keunggulan : Sangat tahan terhadap air, noda, dan bahan kimia. Mudah dibersihkan dan didisinfeksi.
– Kekurangan : Mungkin kurang lembut dibandingkan dengan beberapa bahan lainnya, tetapi masih cukup nyaman untuk sebagian besar pasien.

2. Poliuretan (PU)
– Keunggulan : Fleksibel, tahan lama, dan mudah dibersihkan. Tahan terhadap bahan kimia dan desinfektan.
– Kekurangan : Biasanya lebih mahal dibandingkan vinil tetapi menawarkan kenyamanan dan daya tahan yang lebih baik.

3. Kulit Sintetis
– Keunggulan : Memberikan tampilan yang profesional, nyaman, dan mudah dibersihkan. Tahan terhadap cairan dan bahan kimia.
– Kekurangan : Mungkin memerlukan perawatan lebih intensif untuk menjaga tampilan dan kualitasnya.

4. Bahan Berlapis Anti-Mikroba
– Keunggulan : Dirancang khusus untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lainnya. Mudah dibersihkan dan memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap infeksi.
– Kekurangan : Biasanya lebih mahal dan mungkin memerlukan teknik pembersihan khusus untuk menjaga sifat anti-mikrobanya.

5. Plastik Polipropilena
– Keunggulan : Sangat tahan terhadap noda, bahan kimia, dan mudah dibersihkan. Tidak berpori dan tahan lama.
– Kekurangan : Kurang lembut dibandingkan dengan bahan pelapis seperti vinil atau poliuretan.

  • Cara Pembersihan

1. Pembersihan Harian
– Gunakan kain lembut yang dibasahi dengan air sabun untuk menghapus debu dan kotoran permukaan.
– Hindari penggunaan bahan abrasif yang dapat merusak permukaan.

2. Disinfeksi
– Gunakan disinfektan yang sesuai dengan panduan pabrik dan fasilitas medis.
– Pastikan disinfektan meresap cukup lama untuk membunuh mikroorganisme sebelum dihapus dengan kain bersih.

3. Pembersihan Tumpahan Segera
– Segera bersihkan cairan tubuh atau bahan kimia yang tumpah untuk mencegah noda dan menjaga kebersihan.

Dengan permukaan yang mudah dibersihkan, meja ginekologi dapat tetap higienis, aman, dan nyaman bagi pasien, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap standar kesehatan dan keselamatan di lingkungan medis.

6. Laci dan Kompartemen Penyimpanan

Laci dan kompartemen penyimpanan pada meja ginekologi memiliki beberapa fungsi penting yang membantu dalam efisiensi dan kenyamanan selama pemeriksaan dan prosedur ginekologi.

Fitur ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua alat dan bahan yang diperlukan selama pemeriksaan dan prosedur ginekologi selalu tersedia, terorganisir, dan mudah diakses. Ini membantu meningkatkan efisiensi, menjaga kebersihan, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi pasien dan tenaga medis.

Berikut adalah beberapa fungsi utama dari laci dan kompartemen penyimpanan di antaranya:

  • Fungsi Laci dan Kompartemen Penyimpanan

1. Menyimpan Alat Medis

Laci dan kompartemen penyimpanan digunakan untuk menyimpan berbagai alat medis yang diperlukan selama pemeriksaan atau prosedur ginekologi, seperti spekulum, sarung tangan, pelumas, kapas, dan alat-alat lainnya. Ini memastikan bahwa semua alat yang diperlukan selalu tersedia dan mudah diakses.

2. Organisasi dan Kerapian

Dengan memiliki tempat khusus untuk menyimpan alat dan bahan medis, meja ginekologi tetap terorganisir dan rapi. Ini memudahkan dokter dan perawat untuk menemukan dan mengambil alat yang diperlukan dengan cepat, tanpa harus mencari di tempat lain.

3. Menghemat Waktu

Laci dan kompartemen penyimpanan yang terletak langsung di meja ginekologi membantu mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mencari dan mengumpulkan alat yang diperlukan, sehingga prosedur dapat dilakukan lebih efisien.

4. Meminimalkan Gangguan

Dengan semua alat dan bahan yang diperlukan tersimpan di meja ginekologi, dokter atau perawat tidak perlu meninggalkan pasien untuk mengambil alat dari tempat lain, meminimalkan gangguan selama prosedur.

5. Menjaga Kebersihan dan Sterilitas

Laci dan kompartemen penyimpanan dirancang untuk menjaga alat-alat tetap bersih dan steril hingga saat digunakan. Beberapa laci mungkin memiliki mekanisme penutupan yang rapat untuk melindungi isi dari kontaminasi.

6. Menyimpan Dokumentasi dan Barang Pribadi

Selain alat medis, beberapa kompartemen mungkin digunakan untuk menyimpan dokumentasi medis atau barang pribadi pasien dengan aman dan teratur.

7. Penggunaan Ruang yang Efisien

Meja ginekologi dengan laci dan kompartemen penyimpanan terintegrasi membantu dalam penggunaan ruang yang efisien di ruang pemeriksaan, mengurangi kebutuhan untuk furnitur tambahan.

  • Contoh Barang yang Disimpan di Laci dan Kompartemen

– Spekulum
– Sarung tangan medis
– Pelumas medis
– Kapas dan kasa
– Alat diagnostik kecil (seperti otoskop dan stetoskop)
– Bahan habis pakai (seperti jarum suntik dan tabung pengambilan sampel)
– Dokumentasi medis dan formulir
– Produk kebersihan dan disinfektan

  • Desain Laci dan Kompartemen

– Laci Tarik : Umum digunakan untuk menyimpan alat dan bahan medis kecil. Biasanya mudah diakses dan dapat dibuka dengan satu tangan.
– Kompartemen Terbuka : Terkadang digunakan untuk menyimpan barang-barang yang sering digunakan atau perlu diakses dengan cepat.
– Laci Tertutup : Memberikan perlindungan tambahan terhadap kontaminasi dan menjaga kebersihan alat medis.
– Laci dengan Pengunci : Beberapa laci mungkin dilengkapi dengan kunci untuk menyimpan barang-barang berharga atau sensitif dengan aman.

7. Pegangan Ergonomis

Pegangan ergonomis pada meja ginekologi berfungsi untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi selama pemeriksaan atau prosedur ginekologi. Dengan memberikan dukungan tambahan dan membantu dalam pergerakan pasien, pegangan ini memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pasien dan tenaga medis.

Berikut adalah penjelasan tentang fungsi-fungsi tersebut:

  • Fungsi Pegangan Ergonomis pada Meja Ginekologi

1. Membantu Pasien Naik dan Turun dari Meja : Pegangan ergonomis dirancang untuk membantu pasien saat naik ke atas meja atau turun dari meja ginekologi. Dengan adanya pegangan ini, pasien dapat dengan mudah dan aman menopang dirinya, mengurangi risiko tergelincir atau jatuh.

2. Memberikan Dukungan Selama Prosedur : Selama prosedur atau pemeriksaan, pasien mungkin perlu mengganti posisi atau menyesuaikan diri. Pegangan ergonomis memberikan dukungan tambahan yang diperlukan untuk membantu pasien mempertahankan posisi yang nyaman dan stabil.

3. Meningkatkan Rasa Aman dan Nyaman : Adanya pegangan yang dapat digenggam memberikan rasa aman bagi pasien, terutama bagi mereka yang mungkin merasa cemas atau tidak nyaman selama prosedur. Ini dapat membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan kenyamanan secara keseluruhan.

4. Memudahkan Tenaga Medis dalam Membantu Pasien : Pegangan ergonomis memudahkan dokter atau perawat dalam membantu pasien bergerak atau menyesuaikan posisi tanpa perlu mengangkat atau menopang pasien secara langsung, yang bisa mengurangi beban fisik pada tenaga medis.

5. Mengurangi Risiko Cedera : Dengan memberikan pegangan yang kokoh dan mudah digenggam, risiko cedera akibat jatuh atau tergelincir selama naik atau turun dari meja dapat dikurangi secara signifikan.

6. Fleksibilitas Posisi : Pegangan ergonomis sering kali dapat disesuaikan atau dipindahkan sesuai kebutuhan, memberikan fleksibilitas tambahan bagi pasien dan dokter untuk mengatur posisi yang optimal selama pemeriksaan atau prosedur.

  • Desain Pegangan Ergonomis

1. Bentuk yang Sesuai dengan Kontur Tangan : Pegangan dirancang dengan bentuk yang sesuai dengan kontur tangan manusia, memungkinkan pegangan yang nyaman dan alami.

2. Permukaan Anti-Selip : Permukaan pegangan sering kali memiliki tekstur atau bahan anti-selip untuk memastikan cengkeraman yang kuat dan aman, bahkan jika tangan pasien basah atau berkeringat.

3. Penyesuaian Tinggi dan Posisi : Beberapa pegangan dapat disesuaikan tingginya atau diposisikan ulang sesuai dengan kebutuhan individual pasien dan prosedur yang dilakukan.

4. Material yang Tahan Lama dan Mudah Dibersihkan : Pegangan ergonomis biasanya terbuat dari bahan yang tahan lama dan mudah dibersihkan, memastikan higienitas dan daya tahan yang tinggi.

8. Lampu Pemeriksaan Terintegrasi

Lampu pemeriksaan terintegrasi pada meja ginekologi adalah fitur yang dirancang untuk memberikan pencahayaan optimal selama pemeriksaan atau prosedur ginekologi. Lampu ini biasanya dipasang secara langsung pada meja ginekologi atau di dekatnya, dan dirancang untuk dapat disesuaikan posisinya agar sesuai dengan kebutuhan dokter.

Lampu ini merupakan alat yang sangat penting untuk memastikan pencahayaan yang optimal selama berbagai jenis pemeriksaan dan prosedur ginekologi. Dengan fitur yang dapat disesuaikan dan pencahayaan yang terang, lampu ini membantu dokter melakukan pemeriksaan dengan lebih efisien dan efektif, memastikan kenyamanan dan keamanan pasien.

  • Fitur dan Manfaat Lampu Pemeriksaan Terintegrasi

1. Pencahayaan Optimal : Memberikan cahaya yang terang dan fokus untuk area tubuh yang sedang diperiksa, memungkinkan dokter melihat dengan jelas selama pemeriksaan atau prosedur.

2. Fleksibilitas dan Penyesuaian : Lampu ini sering kali dapat disesuaikan ketinggian, sudut, dan intensitas cahayanya, sehingga dapat diatur sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap pemeriksaan.

3. Mengurangi Bayangan : Desain lampu terintegrasi biasanya dirancang untuk mengurangi bayangan, yang dapat mengganggu visibilitas selama prosedur medis.

4. Kenyamanan Pasien : Dengan pencahayaan yang tepat, pemeriksaan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien, mengurangi waktu yang dihabiskan pasien dalam posisi yang mungkin tidak nyaman.

5. Desain Ergonomis : Lampu terintegrasi biasanya memiliki desain yang ergonomis, memudahkan dokter untuk mengarahkan cahaya dengan satu tangan tanpa perlu menghentikan pemeriksaan.

  • Kondisi Penggunaan Lampu Pemeriksaan Terintegrasi

1. Pemeriksaan Ginekologi Rutin : Selama pemeriksaan rutin seperti pap smear, pemeriksaan panggul, dan pemeriksaan visual, lampu pemeriksaan terintegrasi memberikan cahaya yang diperlukan untuk visibilitas yang jelas.

2. Prosedur Minor : Digunakan selama prosedur minor seperti pemasangan atau pelepasan alat kontrasepsi intrauterin (IUD), biopsi serviks, atau perawatan lesi kecil.

3. Pemeriksaan Kehamilan :  Selama pemeriksaan kehamilan untuk melihat kondisi serviks atau melakukan pemeriksaan terkait lainnya yang memerlukan visibilitas yang baik.

4. Prosedur Bedah Ambulatory : Digunakan dalam prosedur bedah minor yang dapat dilakukan di klinik atau ruang praktik dokter, seperti kuretase atau pengangkatan polip serviks.

5. Pemeriksaan dan Penanganan Keluhan Khusus : Ketika pasien datang dengan keluhan spesifik seperti nyeri panggul, pendarahan abnormal, atau infeksi, lampu pemeriksaan terintegrasi membantu dalam diagnosis yang tepat.

  • Jenis Lampu Pemeriksaan Terintegrasi

1. Lampu LED : Umum digunakan karena memberikan pencahayaan yang terang dan hemat energi. Lampu LED juga menghasilkan panas yang lebih sedikit, sehingga lebih nyaman bagi pasien.

2. Lampu Halogen : Memberikan cahaya yang sangat terang dan akurat dalam hal rendering warna, meskipun mungkin menghasilkan lebih banyak panas dibandingkan lampu LED.

3. Lampu dengan Lengan Fleksibel : Lengan fleksibel memungkinkan penyesuaian posisi lampu dengan mudah, memberikan fleksibilitas tambahan dalam mengarahkan cahaya ke area yang tepat.

9. Kemiringan Trendelenburg

Kemiringan Trendelenburg pada meja ginekologi adalah fitur yang memungkinkan meja untuk dimiringkan dengan kepala pasien lebih rendah daripada kaki. Istilah ini sering digunakan dalam konteks perawatan medis untuk menunjukkan posisi tertentu yang membantu dalam beberapa jenis prosedur atau kondisi medis.

Penggunaan posisi ini bervariasi tergantung pada kebutuhan medis spesifik dan dapat membantu dalam berbagai aspek perawatan, dari prosedur diagnostik hingga intervensi medis yang lebih lanjut. Penting untuk memahami bagaimana dan kapan menggunakan posisi Trendelenburg dengan aman dan efektif sesuai dengan kondisi pasien dan tujuan perawatan yang diinginkan.

  • Penjelasan Kemiringan Trendelenburg

1. Posisi Meja : Saat meja ginekologi dimiringkan dalam posisi Trendelenburg, kepala pasien berada di posisi yang lebih rendah dibandingkan dengan kaki. Ini berarti bagian atas meja dinaikkan sedangkan bagian bawahnya diturunkan.

2. Tujuan Penggunaan :

– Kemiringan Trendelenburg digunakan dalam berbagai konteks medis untuk mencapai berbagai tujuan, termasuk:
– Peningkatan Akses : Dalam prosedur bedah atau pemeriksaan, posisi Trendelenburg dapat memberikan akses yang lebih baik ke area tubuh tertentu, seperti organ dalam panggul atau abdomen.
– Stabilisasi Hemodinamik : Pada situasi medis darurat, posisi Trendelenburg dapat digunakan untuk meningkatkan aliran balik vena dan meningkatkan pengisian jantung, terutama pada pasien dengan syok atau tekanan darah rendah.
– Penanganan Pendarahan : Kemiringan ini dapat membantu dalam menangani pendarahan atau mengurangi tekanan pada organ-organ tertentu selama prosedur medis.
– Memfasilitasi Pemeriksaan atau Prosedur : Dalam konteks ginekologi, posisi Trendelenburg dapat mempermudah akses untuk pemeriksaan atau prosedur tertentu, seperti pemasangan alat kontrasepsi intrauterin (IUD) atau eksplorasi kavitasi.

3. Aplikasi Klinis : Pada meja ginekologi, kemampuan untuk menyesuaikan posisi Trendelenburg penting untuk meningkatkan fleksibilitas dalam memberikan perawatan yang tepat kepada pasien. Dokter atau perawat dapat memanfaatkan posisi ini untuk mendukung pemeriksaan yang lebih efektif dan nyaman bagi pasien.

4. Keamanan dan Pengawasan : Penggunaan posisi Trendelenburg harus dilakukan dengan hati-hati dan hanya jika benar-benar diperlukan, terutama pada pasien dengan kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit jantung atau pernapasan yang mungkin mempengaruhi respons terhadap perubahan posisi tubuh.

10. Penyesuaian Manual atau Otomatis

Penyesuaian manual atau otomatis pada meja ginekologi mengacu pada kemampuan meja tersebut untuk diatur secara manual oleh tenaga medis atau secara otomatis menggunakan kontrol elektronik. Fitur ini sangat penting untuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi selama pemeriksaan atau prosedur ginekologi. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang kedua jenis penyesuaian ini:

  • Penyesuaian Manual

1. Mekanisme Penyesuaian : Penyesuaian manual melibatkan penggunaan tuas, pegangan, atau kontrol mekanis lainnya yang dioperasikan secara manual oleh dokter atau perawat. Biasanya, ini termasuk penyesuaian ketinggian meja, kemiringan bagian atas atau bawah, dan posisi tempat duduk atau alas kaki.

2. Keuntungan Penyesuaian Manual :

– Kontrol Penuh : Operator memiliki kontrol langsung atas penyesuaian meja, memungkinkan penyesuaian yang presisi sesuai dengan kebutuhan spesifik pasien atau prosedur.
– Keandalan : Mekanisme manual cenderung lebih sederhana dan kurang rentan terhadap kegagalan teknis dibandingkan dengan sistem otomatis.
– Kemudahan Penggunaan : Dokter atau perawat dapat dengan cepat menyesuaikan meja sesuai dengan preferensi mereka tanpa memerlukan pengetahuan teknis yang mendalam.

3. Keterbatasan Penyesuaian Manual

– Kemampuan Terbatas : Beberapa meja mungkin memiliki batasan dalam rentang penyesuaian atau kecepatan penyesuaian karena keterbatasan fisik manusia.
– Memerlukan Tenaga Fisik : Penyesuaian manual dapat memerlukan tenaga fisik yang signifikan terutama jika meja memiliki berat yang besar atau ada pasien yang memerlukan penyesuaian posisi yang sering.

  • Penyesuaian Otomatis

1. Mekanisme Penyesuaian : Penyesuaian otomatis menggunakan sistem elektronik yang dikendalikan oleh panel kontrol atau pengendali jarak jauh. Ini bisa mencakup motor listrik atau hidraulik yang memungkinkan pengaturan ketinggian, kemiringan, dan posisi dengan presisi.

2. Keuntungan Penyesuaian Otomatis :

– Presisi dan Kecepatan : Sistem otomatis sering kali dapat menyesuaikan meja dengan cepat dan secara tepat, memungkinkan pengaturan yang sangat presisi sesuai dengan kebutuhan spesifik prosedur atau kondisi pasien.
– Kenyamanan : Pasien merasa lebih nyaman karena penyesuaian dilakukan dengan halus dan tanpa intervensi langsung yang terlalu banyak dari tenaga medis.
– Fleksibilitas : Beberapa meja dapat menyimpan pengaturan yang diprogramkan sebelumnya untuk berbagai prosedur atau pasien, meningkatkan efisiensi dan konsistensi perawatan.

3. Keterbatasan Penyesuaian Otomatis

– Ketergantungan pada Listrik atau Hidraulik : Sistem otomatis memerlukan sumber daya listrik atau hidraulik yang dapat menyebabkan masalah jika terjadi gangguan daya atau kebocoran sistem.
– Kemungkinan Kerusakan Elektronik : Meskipun jarang, sistem otomatis dapat mengalami kegagalan elektronik yang memerlukan perbaikan khusus.

11. Stabilitas Tinggi

Stabilitas tinggi pada meja ginekologi sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pasien selama pemeriksaan atau prosedur medis. Berikut adalah beberapa aspek yang menentukan stabilitas tinggi pada meja ginekologi:

  • Aspek Stabilitas Tinggi pada Meja Ginekologi

1. Konstruksi dan Bahan Bangunan : Meja ginekologi harus terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama seperti logam atau baja yang dilapisi dengan pelapis anti karat. Konstruksi yang kokoh dan solid sangat penting untuk mencegah goyangan atau getaran yang tidak diinginkan saat pasien bergerak atau dokter melakukan prosedur.

2. Desain Kaki dan Penyangga : Kaki meja ginekologi harus dirancang dengan baik untuk memberikan dukungan yang kuat dan stabil. Beberapa meja dilengkapi dengan kaki yang dapat disesuaikan tingginya untuk menyesuaikan dengan permukaan lantai yang tidak rata, yang juga berkontribusi pada stabilitas keseluruhan.

3. Sistem Penyetabilan : Beberapa meja ginekologi dilengkapi dengan sistem penyetabilan tambahan, seperti kaki penyangga atau roda yang dapat dikunci. Ini membantu dalam menjaga meja tetap stabil saat digunakan dan memudahkan perpindahan atau penyesuaian posisi tanpa mengorbankan keamanan.

4. Kualitas Roda (jika ada) : Jika meja dilengkapi dengan roda untuk mobilitas yang lebih baik, roda harus dirancang dengan baik dengan rem yang efektif. Ini penting untuk memastikan meja tetap stabil saat tidak digunakan dan dapat dengan mudah diamankan di tempat saat sedang digunakan.

5. Distribusi Berat yang Baik : Desain meja harus memperhitungkan distribusi berat pasien dengan baik. Posisi titik berat yang tepat dan sistem penyangga yang kuat membantu menjaga keseimbangan meja bahkan saat pasien bergerak atau posisi meja diubah.

6. Penguncian yang Aman : Semua bagian yang dapat diatur atau digerakkan pada meja, seperti kepala atau kaki meja, harus dilengkapi dengan penguncian yang dapat diandalkan. Ini memastikan bahwa setiap penyesuaian posisi tetap aman dan stabil selama penggunaan.

  • Pentingnya Stabilitas Tinggi

– Keamanan Pasien: Stabilitas yang baik mengurangi risiko jatuh atau tergelincir saat pasien bergerak atau dokter melakukan prosedur.

– Kenyamanan: Meja yang stabil memberikan kenyamanan tambahan bagi pasien, memungkinkan mereka untuk merasa lebih tenang selama pemeriksaan atau prosedur medis.

– Akurasi Proses Medis: Dengan meja yang stabil, dokter dapat melakukan prosedur dengan lebih presisi dan efektif, mengurangi gangguan yang disebabkan oleh goyangan atau gerakan tidak diinginkan.

– Durabilitas: Meja yang stabil biasanya lebih tahan lama dan memerlukan perawatan yang lebih sedikit dibandingkan dengan meja yang kurang stabil.

12. Papan Ekstensi

Papan ekstensi pada meja ginekologi adalah bagian tambahan yang sering kali terpasang di bagian bawah meja atau di bagian bawah kursi ginekologi. Fungsinya adalah untuk mendukung kaki pasien dengan lebih baik selama pemeriksaan ginekologi atau prosedur medis lainnya. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang papan ekstensi dan fungsinya:

  • Karakteristik Papan Ekstensi pada Meja Ginekologi

1. Posisi dan Desain : Papan ekstensi umumnya terletak di bawah tempat duduk atau di bagian bawah meja ginekologi. Mereka dapat ditarik keluar atau dilipat saat tidak digunakan untuk menyediakan ruang tambahan saat pasien duduk atau berbaring.

2. Material : Biasanya terbuat dari bahan yang kokoh dan mudah dibersihkan seperti logam atau plastik yang dilapisi dengan bahan yang nyaman untuk kulit pasien.

3. Ukuran : Panjang dan lebarnya dapat bervariasi tergantung pada desain meja ginekologi. Biasanya dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menopang kaki pasien dengan nyaman tanpa menyebabkan ketidaknyamanan.

4. Penyesuaian : Beberapa papan ekstensi dapat disesuaikan secara tinggi atau kemiringannya untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan mendukung posisi yang optimal selama prosedur medis.

  • Fungsi Papan Ekstensi pada Meja Ginekologi

1. Mendukung Kaki Pasien : Fungsi utama papan ekstensi adalah untuk memberikan dukungan yang nyaman dan stabil bagi kaki pasien selama pemeriksaan atau prosedur ginekologi. Ini membantu dalam menjaga posisi yang tepat dan mengurangi ketegangan pada otot pasien.

2. Meningkatkan Kenyamanan : Dengan menopang kaki pasien, papan ekstensi dapat meningkatkan kenyamanan selama prosedur medis yang mungkin membutuhkan posisi yang lama atau tidak nyaman.

3. Memfasilitasi Akses : Papan ekstensi juga dapat memudahkan akses untuk dokter atau perawat selama pemeriksaan atau prosedur, memungkinkan mereka untuk melakukan prosedur dengan lebih efisien dan akurat.

4. Keamanan Pasien : Dengan memberikan dukungan yang baik untuk kaki, papan ekstensi membantu mengurangi risiko jatuh atau goyangan yang tidak diinginkan saat pasien berada dalam posisi yang spesifik.

13. Bantalan dan Strap Keamanan

Bantalan dan strap keamanan pada meja ginekologi adalah bagian penting dari peralatan medis ini yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pasien selama pemeriksaan atau prosedur ginekologi. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai keduanya:

  • Bantalan pada Meja Ginekologi

1. Fungsi Bantalan : Bantalan pada meja ginekologi berfungsi sebagai tempat duduk atau alas tidur yang nyaman bagi pasien. Bantalan ini biasanya terbuat dari bahan yang empuk dan dapat dibersihkan, seperti busa padat atau bahan yang dilapisi dengan vinyl atau kulit sintetis.

2. Posisi Bantalan : Bantalan ditempatkan di atas meja ginekologi dan biasanya dapat disesuaikan atau diganti untuk mengakomodasi kebutuhan spesifik pasien atau jenis prosedur yang dilakukan.

3. Kenyamanan Pasien : Bantalan yang nyaman membantu mengurangi ketidaknyamanan pasien selama pemeriksaan atau prosedur. Mereka memberikan dukungan yang adekuat untuk tubuh pasien, memungkinkan mereka tetap dalam posisi yang diperlukan tanpa merasa tegang atau tidak nyaman.

4. Higienitas dan Kebersihan : Bantalan pada meja ginekologi biasanya dirancang untuk mudah dibersihkan dan didesain agar tidak menyerap cairan atau kontaminan. Ini penting untuk menjaga standar kebersihan yang tinggi di lingkungan medis.

  • Strap Keamanan pada Meja Ginekologi

1. Fungsi Strap Keamanan : Strap keamanan atau sabuk pada meja ginekologi digunakan untuk menahan atau menstabilkan tubuh pasien selama pemeriksaan atau prosedur.

Fungsinya meliputi:
– Mencegah Gerakan yang Tidak Terkendali : Strap keamanan membantu mengamankan posisi pasien agar tidak bergeser atau bergerak secara tidak terkendali selama prosedur medis, yang dapat meningkatkan risiko cedera atau mengganggu proses pemeriksaan.

– Memastikan Keamanan Pasien : Dengan mengikatkan strap keamanan, pasien dapat merasa lebih aman dan yakin bahwa mereka tetap dalam posisi yang aman dan stabil selama prosedur.

– Mendukung Proses Medis : Strap keamanan juga mendukung dokter atau perawat dalam menjaga posisi yang tepat dan konsisten selama pemeriksaan atau prosedur, memungkinkan mereka untuk bekerja dengan lebih efisien dan akurat.

2. Desain dan Penggunaan : Strap keamanan biasanya terbuat dari bahan yang kuat dan dapat disesuaikan panjangnya untuk memenuhi berbagai kebutuhan tubuh pasien. Mereka sering dilengkapi dengan gesper atau kaitan yang mudah digunakan dan dilepas dengan cepat saat diperlukan.

  • Pentingnya Bantalan dan Strap Keamanan

– Kenyamanan dan Keamanan : Kombinasi bantalan yang nyaman dan strap keamanan yang efektif menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pasien selama prosedur ginekologi.

– Pencegahan Cedera : Strap keamanan membantu mencegah jatuh atau bergesernya pasien selama posisi tertentu yang diperlukan untuk pemeriksaan atau prosedur medis.

– Fleksibilitas dan Kustomisasi : Meja ginekologi yang baik dirancang untuk dapat menyesuaikan bantalan dan strap keamanan sesuai dengan kebutuhan spesifik pasien dan prosedur medis yang dilakukan.

Fitur-fitur ini membantu dokter dan tenaga medis melakukan pemeriksaan dan prosedur ginekologi dengan lebih efisien dan memastikan kenyamanan serta keamanan pasien selama proses tersebut.

Beli Meja Ginekologi di bawah ini:

klik di sini

Tags: ,

Bagikan ke

Manfaat serta Fungsi Meja Ginekologi untuk Persalinan

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Beberapa Jenis Food Trolley di Rumah Sakit
2 March 2023

Rumah sakit pada umumnya terdiri dari berbagai kamar rawat yang berisi beberapa pasien dalam masa perawatan. Pasien yang dirawat tersebut... selengkapnya

Seputar Unit Dental
1 March 2023

Unit dental adalah alat kerja yang diperlukan setiap profesional gigi. Bagian dari dental unit dan kegunaannya meliputi kursi gigi, bangku,... selengkapnya

Prosedur Pemasangan Infus Hingga Resiko Efek Sampingnya
29 March 2023

Tidak semua kondisi medis perlu diinfus Tidak semua penyakit memerlukan pemasangan infus. Biasanya dokter merekomendasikan pemasangan infus ketika seorang pasien... selengkapnya

Troli Obat : Fasilitas Penunjang Dalam Pengawasan Stok Obat
26 February 2024

Troli obat adalah alat atau perangkat yang digunakan di rumah sakit, klinik, atau apotek untuk menyimpan dan mengangkut obat-obatan serta... selengkapnya

Jenis-Jenis Stretcher Menurut Fungsinya
4 April 2024

Stretcher adalah sebuah alat yang digunakan untuk membawa orang yang terluka atau sakit dari satu tempat ke tempat lain dengan... selengkapnya

Bed Pasien Elektrik Kupu-Kupu
26 April 2023

Bed pasien adalah tempat tidur khusus yang digunakan untuk merawat pasien di rumah sakit atau fasilitas perawatan kesehatan lainnya. Bed... selengkapnya

Roda Pada Furniture Alkes
7 February 2024

Pengertian Roda Secara umum, istilah roda merujuk pada suatu benda melingkar yang bisa berputar di sekitar porosnya. Dalam berbagai konteks,... selengkapnya

Kegunaan Bed Screen di rumah Sakit
25 February 2023

Kegunaan utama bed screen (layar partisi) yang biasa digunakan di rumah sakit dan fasilitas perawatan medis untuk membuat partisi. Bed... selengkapnya

Apa itu Lemari Obat?
8 March 2023

Lemari obat adalah lemari khusus yang sengaja dirancang untuk digunakan oleh para ahli medis atau ditempatkan di ruangan medis seperti... selengkapnya

Fitur Serta Spesifikasi Unik Bed Pasien
28 March 2024

Bed pasien adalah istilah yang merujuk kepada tempat tidur atau ranjang yang digunakan oleh seorang pasien di rumah sakit atau... selengkapnya

Manfaat serta Fungsi Meja Ginekologi untuk Persalinan

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: