Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Sari
● online
Sari
● online
Halo, perkenalkan saya Sari
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Cara Memasang Infus yang Baik dan Benar

Cara Memasang Infus yang Baik dan Benar

Diposting pada 29 March 2023 oleh SulthanMedic / Dilihat: 912 kali / Kategori:

Mengetahui cara memasang infus yang baik dan benar sejatinya adalah tugas dari tenaga kesehatan. Meskipun begitu, tidak ada salahnya untuk Anda mengetahui bagaimana cara memasang infus, terutama apabila orang terdekat Anda adalah seorang pasien yang tengah menjalani perawatan rawat jalan di rumah.

Sebelum membahas cara memasang infus yang baik dan benar, ada baiknya Anda ketahui terlebih dahulu sekilas mengenai infus dan tujuan pemberiannya itu sendiri. Untuk itu, simak terus penjelasan mengenai infus berikut ini.

Sekilas Mengenai infus

Infus adalah sebuah metode yang digunakan untuk memasukkan obat ke dalam tubuh secara langsung dengan melalui pembuluh darah. Nah, metode pemberian infus yang satu ini tidak serta-merta diberikan kepada setiap pasien yang jatuh sakit, akan tetapi hanya pada pasien yang sudah tidak memungkinkan mengonsumsi obat secara oral atau melalui mulut.

Biasanya, rekomendasi pemasangan infus akan diberikan oleh dokter ketika pasien sudah berada dalam kondisi lemah dan memerlukan obat untuk segera masuk ke dalam tubuh, agar kondisi tidak bertambah parah. Adapun contoh kondisi ini adalah seperti pada pasien yang mengalami dehidrasi, stroke, hingga keracunan. Pada kondisi-kondisi tersebut, konsumsi obat secara oral melalui mulut akan membutuhkan waktu yang lebih lama karena harus melalui proses pencernaan terlebih dahulu.

 

Metode Pemberian Obat Melalui Infus

Ternyata, ada dua metode pemberian obat melalui infus yang dapat digunakan pada kondisi di mana seseorang membutuhkan cairan infus dengan segera. Adapun kedua metode infus tersebut di antaranya adalah metode manual dan juga pompa.

Pada metode manual, pemberian infus dilakukan dengan mengandalkan gaya gravitasi agar jumlah obat tetap sama dalam beberapa periode waktu. Metode ini mungkin menjadi metode yang akan sering Anda jumpai pada banyak pasien. Dalam hal ini, perawat biasanya akan mengatur seberapa cepat tetesan cairan infus dengan mengurangi ataupun menambah tekanan pada tabung yang dipasang pada selang infus.

Adapun pada metode pompa, cairan infus diberikan dengan mengandalkan pompa listrik. Dalam hal ini, seberapa banyak jumlah dan kecepatan infus yang dibutuhkan akan dapat diprogram melalui pompa khusus. Nah, untuk metode ini sendiri, hanya dapat digunakan manakala takaran obat yang akan diberikan telah terkontrol dan tepat.

Cara Memasang Infus yang Baik dan Benar

Pemasangan infus tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang dan asal-asal. Pemasangan infus akan dilakukan oleh perawat atau dokter. Sebelum memasang infus, ada beberapa alat yang perlu persiapkan terlebih dahulu. Berikut ini alat-alat yang perlu disiapkan terlebih dahulu sebelum pemasangan infus.

  • Cairan infus sesuai kebutuhan pasien
  • Standar infus
  • Perlak
  • Plester
  • Gunting
  • Bengkok
  • Tourniquet
  • Sarung tangan yang steril
  • Kassa
  • Alkohol swab
  • Betadine

Setelah menyiapkan alat-alat tersebut, lalu bagaimana cara memasang infus yang baik dan benar? Berikut ini cara memasang infus yang baik dan benar.

  • Sebelum memasangkan infus, terlebih dahulu mencuci tangan hingga bersih.
  • Mendekatkan peralatan ke pasien agar mudah dijangkau.
  • Menjelaskan kepada pasien mengenai prosedur dan sensasi yang akan dirasakan.
  • Mengatur posisi pasien dalam keadaan berbaring.
  • Menyiapkan cairan infus dan menyambungkannya ke selang infus. Setelah itu gantungan cairan infus ke standar infus.
  • Menentukan area vena yang akan ditusuk untuk menyalurkan infus.
  • Memasang alas.
  • Memasangkan tourniquet pembendung kurang lebih 15 cm di atas vena yang hendak ditusuk.
  • Menggunakan sarung tangan yang steril.
  • Memberikan desinfektan pada area yang akan ditusuk dengan diameter 5cm hingga 10 cm.
  • Menusukkan IV catheter ke vena menggunakan jarum yang menghadap ke jantung.
  • Memastikan jarum IV telah benar-benar masuk ke vena.
  • Menyambungkan jarum IV yang telah ditusuk ke selang infus.
  • Menutup area insersi menggunakan kassa kering yang steril kemudian diberikan plester.
  • Mengatur tetesan infus yang sesuai.
  • Melepaskan sarung tangan.
  • Memasangkan label pelaksanaan yang mencantum informasi mengenai nama pelaksana dan waktu pelaksanan.
  • Membereskan alat-alat dan mencuci tangan.

Demikianlah penjelasan mengenai cara memasang infus yang perlu diketahui. Waspadai timbulnya efek samping dari pemberian infus seperti terjadinya infeksi pada area bekas suntikan, hingga penggumpalan darah. Apabila terjadi hal-hal tersebut, segera hubungi dokter atau perawat terdekat.

klik di sini

Tags: ,

Bagikan ke

Cara Memasang Infus yang Baik dan Benar

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Bed Pasien Elektrik; Cara Mengoperasikannya
16 October 2024

Bed pasien elektrik adalah jenis ranjang yang dirancang khusus untuk pasien rumah sakit, yang dapat diatur secara elektrik melalui remote... selengkapnya

Beberapa Jenis Stretcher Yang Biasa Digunakan
30 April 2024

Stretcher adalah alat yang digunakan untuk mengangkut orang yang terluka atau sakit dengan cara meregangkan tubuh mereka dalam posisi yang... selengkapnya

Fungsi Bed Pasien Untuk Percepatan Pemulihan Pasien
30 May 2023

Bed pasien adalah tempat tidur yang dirancang khusus untuk digunakan dalam konteks perawatan kesehatan, seperti rumah sakit, klinik, atau fasilitas... selengkapnya

Pentingnya Peranan Scrub Station di Rumah Sakit
31 March 2023

Scrub station atau stasiun pembersih tangan adalah sebuah fasilitas yang digunakan untuk membersihkan tangan sebelum memasuki area yang bersih atau... selengkapnya

Fungsi Utama Kursi Obgyn
7 February 2025

Kursi obgyn (obstetri dan ginekologi) adalah kursi khusus yang dirancang untuk digunakan dalam pemeriksaan, perawatan, dan prosedur medis yang berkaitan... selengkapnya

Kegunaan Crank atau Engkol pada Bed Pasien
2 January 2024

Bed pasien merujuk pada tempat tidur atau ranjang yang digunakan oleh seorang pasien di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya.... selengkapnya

Bed/Ranjang Pasien Manual Crank
7 February 2023

Bed pasien atau ranjang untuk pasien adalah salah satu alat kelengkapan yang ada di rumah sakit. Tempat tidur pasien diperuntukkan... selengkapnya

Fungsi Ranjang/Bed Pasien
9 February 2023

Fungsi Kasur Pasien di Rumah Sakit Setelah mengetahui tentang ciri-cirinya, kita pun perlu memahami fungsi kasur rumah sakit. Banyak yang... selengkapnya

Bed Pasien Anak; Jenis-Jenisnya
20 September 2024

Bed pasien adalah tempat tidur yang dirancang khusus untuk pasien di rumah sakit, klinik, atau fasilitas kesehatan lainnya. Bed pasien... selengkapnya

Fitur Umum yang Dimiliki Bed Pasien
17 April 2023

Bed pasien atau tempat tidur pasien adalah peralatan medis yang digunakan untuk memberikan tempat tidur yang nyaman bagi pasien selama... selengkapnya

Cara Memasang Infus yang Baik dan Benar

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: