Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Sari
● online
Sari
● online
Halo, perkenalkan saya Sari
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Cara Memasang Infus yang Baik dan Benar

Cara Memasang Infus yang Baik dan Benar

Diposting pada 29 March 2023 oleh SulthanMedic / Dilihat: 424 kali / Kategori:

Mengetahui cara memasang infus yang baik dan benar sejatinya adalah tugas dari tenaga kesehatan. Meskipun begitu, tidak ada salahnya untuk Anda mengetahui bagaimana cara memasang infus, terutama apabila orang terdekat Anda adalah seorang pasien yang tengah menjalani perawatan rawat jalan di rumah.

Sebelum membahas cara memasang infus yang baik dan benar, ada baiknya Anda ketahui terlebih dahulu sekilas mengenai infus dan tujuan pemberiannya itu sendiri. Untuk itu, simak terus penjelasan mengenai infus berikut ini.

Sekilas Mengenai infus

Infus adalah sebuah metode yang digunakan untuk memasukkan obat ke dalam tubuh secara langsung dengan melalui pembuluh darah. Nah, metode pemberian infus yang satu ini tidak serta-merta diberikan kepada setiap pasien yang jatuh sakit, akan tetapi hanya pada pasien yang sudah tidak memungkinkan mengonsumsi obat secara oral atau melalui mulut.

Biasanya, rekomendasi pemasangan infus akan diberikan oleh dokter ketika pasien sudah berada dalam kondisi lemah dan memerlukan obat untuk segera masuk ke dalam tubuh, agar kondisi tidak bertambah parah. Adapun contoh kondisi ini adalah seperti pada pasien yang mengalami dehidrasi, stroke, hingga keracunan. Pada kondisi-kondisi tersebut, konsumsi obat secara oral melalui mulut akan membutuhkan waktu yang lebih lama karena harus melalui proses pencernaan terlebih dahulu.

 

Metode Pemberian Obat Melalui Infus

Ternyata, ada dua metode pemberian obat melalui infus yang dapat digunakan pada kondisi di mana seseorang membutuhkan cairan infus dengan segera. Adapun kedua metode infus tersebut di antaranya adalah metode manual dan juga pompa.

Pada metode manual, pemberian infus dilakukan dengan mengandalkan gaya gravitasi agar jumlah obat tetap sama dalam beberapa periode waktu. Metode ini mungkin menjadi metode yang akan sering Anda jumpai pada banyak pasien. Dalam hal ini, perawat biasanya akan mengatur seberapa cepat tetesan cairan infus dengan mengurangi ataupun menambah tekanan pada tabung yang dipasang pada selang infus.

Adapun pada metode pompa, cairan infus diberikan dengan mengandalkan pompa listrik. Dalam hal ini, seberapa banyak jumlah dan kecepatan infus yang dibutuhkan akan dapat diprogram melalui pompa khusus. Nah, untuk metode ini sendiri, hanya dapat digunakan manakala takaran obat yang akan diberikan telah terkontrol dan tepat.

Cara Memasang Infus yang Baik dan Benar

Pemasangan infus tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang dan asal-asal. Pemasangan infus akan dilakukan oleh perawat atau dokter. Sebelum memasang infus, ada beberapa alat yang perlu persiapkan terlebih dahulu. Berikut ini alat-alat yang perlu disiapkan terlebih dahulu sebelum pemasangan infus.

  • Cairan infus sesuai kebutuhan pasien
  • Standar infus
  • Perlak
  • Plester
  • Gunting
  • Bengkok
  • Tourniquet
  • Sarung tangan yang steril
  • Kassa
  • Alkohol swab
  • Betadine

Setelah menyiapkan alat-alat tersebut, lalu bagaimana cara memasang infus yang baik dan benar? Berikut ini cara memasang infus yang baik dan benar.

  • Sebelum memasangkan infus, terlebih dahulu mencuci tangan hingga bersih.
  • Mendekatkan peralatan ke pasien agar mudah dijangkau.
  • Menjelaskan kepada pasien mengenai prosedur dan sensasi yang akan dirasakan.
  • Mengatur posisi pasien dalam keadaan berbaring.
  • Menyiapkan cairan infus dan menyambungkannya ke selang infus. Setelah itu gantungan cairan infus ke standar infus.
  • Menentukan area vena yang akan ditusuk untuk menyalurkan infus.
  • Memasang alas.
  • Memasangkan tourniquet pembendung kurang lebih 15 cm di atas vena yang hendak ditusuk.
  • Menggunakan sarung tangan yang steril.
  • Memberikan desinfektan pada area yang akan ditusuk dengan diameter 5cm hingga 10 cm.
  • Menusukkan IV catheter ke vena menggunakan jarum yang menghadap ke jantung.
  • Memastikan jarum IV telah benar-benar masuk ke vena.
  • Menyambungkan jarum IV yang telah ditusuk ke selang infus.
  • Menutup area insersi menggunakan kassa kering yang steril kemudian diberikan plester.
  • Mengatur tetesan infus yang sesuai.
  • Melepaskan sarung tangan.
  • Memasangkan label pelaksanaan yang mencantum informasi mengenai nama pelaksana dan waktu pelaksanan.
  • Membereskan alat-alat dan mencuci tangan.

Demikianlah penjelasan mengenai cara memasang infus yang perlu diketahui. Waspadai timbulnya efek samping dari pemberian infus seperti terjadinya infeksi pada area bekas suntikan, hingga penggumpalan darah. Apabila terjadi hal-hal tersebut, segera hubungi dokter atau perawat terdekat.

klik di sini

Tags: ,

Bagikan ke

Cara Memasang Infus yang Baik dan Benar

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Kenali Kriteria Scrub Station yang Baik
21 March 2023

Scrub Station adalah tempat cuci tangan higienis untuk keperluan medis. Biasanya ahli paramedis yang akan melakukan operasi ataupun sesudah melakukan operasi... selengkapnya

Peranan Emergency Troli dalam Situasi Darurat
18 February 2023

Keadaan darurat terjadi dimana saja, kasus kegawatdaruratan sering dikaitkan dengan rumah sakit. Kasus kegawat daruratan itu sendiri harus segera di... selengkapnya

Keunggulan Bed Pasien Elektrik
27 April 2023

Bed pasien elektrik adalah jenis tempat tidur yang digunakan dalam perawatan medis, yang dilengkapi dengan motor listrik untuk mengatur posisi... selengkapnya

Ciri Khas Box Bayi yang Aman Digunakan
6 November 2023

Baby box adalah sebuah tempat tidur atau tempat tidur bayi yang dirancang khusus untuk digunakan oleh bayi saat tidur atau... selengkapnya

Lampu Apa saja Yang Biasa digunakan untuk Lampu Sorot Medis?
6 March 2023

Lampu Medis Berdasarkan Jenis Lampunya Menggunakan Lampu LED Saat ini kebanyakan medical light menggunakan lampu LED. Kelebihan lampu LED adalah... selengkapnya

Kain Penutup Keranda/Peti Jenazah
10 May 2023

Kain penutup keranda biasanya terbuat dari bahan yang lembut dan halus, seperti satin atau sutra, yang memberikan tampilan yang elegan... selengkapnya

Perbedaan Brankar Keranda dan Keranda pada Umumnya
12 April 2023

Brankar keranda adalah sebuah alat yang digunakan untuk memindahkan jenazah dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Brankar keranda... selengkapnya

Lemari Penyimpanan Obat Biasa dan Obat-Obatan Khusus
25 January 2024

Sekilas Mengenai Lemari Obat Lemari obat adalah tempat penyimpanan khusus yang dirancang untuk menyimpan obat-obatan, peralatan medis, dan barang-barang kesehatan... selengkapnya

Sekilas Mengenai Baby Table
22 May 2023

Meja resus bayi atau baby table adalah peralatan medis yang dirancang khusus untuk memberikan perawatan emergensi atau resusitasi pada bayi... selengkapnya

Apa Saja yang Biasanya Ada Dalam Troli emergency?
19 February 2023

Emergency trolley adalah trolley yang berisi peralatan dan obat-obatan untuk keadaan gawat darurat, dimana terjadi perburukan keadaan klinis pasien secara mendadak dan tidak... selengkapnya

Cara Memasang Infus yang Baik dan Benar

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: