● online
- Meja Operasi Elektrik 4 Motor
- Lemari Instrumen 2 Pintu - Instrument Cabinet
- Bed Pasien 3 Crank ABS Deluxe - Ranjang Rumah Saki
- Kursi Donor Darah Full Stainless - Blood Donor Cha
- Tiang Infus Full Stainless Kaki 5
- Lemari Obat 1 Pintu - Medicine Cabinet
- Tiang Infus Stainless Kaki 4
- Tiang Infus Roda ABS (Aksesori Storage + Holder)
Kenali Jenis Cairan Infus Beserta Fungsinya!
Fungsi dari pemberian cairan infus itu sendiri adalah sebagai salah satu perawatan medis yang disediakan, oleh rumah sakit pada pasien yang kehilangan zat makanan dan cairan dalam tubuh. Pemberian cairan infus ini dilakukan dengan cara mengaliri tubuh, yang mana melalui selang juga jarum infus pada pembuluh darah. Perlu diketahui bahwa pemberian cairan infus tidak dapat dilakukan sembarangan. Infus dimasukkan ke dalam tubuh harus sesuai dengan aturan dokter, dengan memperhatikan jenis cairan infus. Tak hanya jenis cairannya, namun juga jumlah cairan yang sesuai dengan kebutuhan pasien tersebut.
Cairan infus biasa disebut sebagai cairan intravena, merupakan cairan tambahan yang digunakan dalam terapi intravena. Cairan ini berguna untuk mengembalikan atau mempertahankan volume cairan normal. Saat rute oral tidak memungkinkan, maka cairan ini juga mengambil peran yaitu dengan keseimbangan elektrolit. Dikatakan bahwa cairan infus menjadi cara efisien dan efektif untuk memasok cairan langsung ke dalam tubuh.
Jenis Cairan Infus
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa pemberian infus, harus memperhatikan jenis cairan. Dibawah ini merupakan jenis cairan infus yang perlu Anda ketahui.
- Cairan koloid, jenis cairan infus merupakan cairan yang memiliki kandungan molekul lebih banyak dibanding dengan jenis cairan infus lainnya. Biasanya, jenis cairan ini diberikan pada pasien yang telah melakukan operasi bedah, serta dalam kondisi kritis. Jenis cairan koloid ini memiliki berbagai jenis seperti gelatin, dextran, dan albumin.
- Cairan kristaloid, cairan ini merupakan jenis infus yang memiliki kandungan berbagai jenis natrium dan magnesium. Cairan ini digunakan pada pasien dengan tujuan untuk mengembalikan keseimbangan elektrolit pada tubuh. Selain itu juga untuk mengembalikan pH tubuh, sebagai cairan resusitasi, dan menghindari dehidrasi. Jenis cairan kristaloid ini juga memiliki beberapa jenis seperti laktat, dextrose, dan saline.
- Cairan asering, yang mana jenis cairan infus ini diberikan pada pasien yang mengalami dehidrasi. Diakibatkan shock hipovolemik, trauma, demam berdarah, asidosis, shock hemoragik, dehidrasi berat, dan luka bakar. Beberapa kandungan yang terdapat dalam cairan asering adalah seperti, asetat/garam 28 mEq, Na 130 mEq, Cl 109 mEq, K 4 mEq, dan Ca 3 mEq. Lalu apa manfaat dari pemberian cairan asering ini? Yaitu untuk menjaga suhu badan sentral pada anestesi, serta insoflural. Terutama adanya kandungan asetat, yang berguna untuk pasien yang telah melakukan operasi bedah. Tak hanya itu, jenis cairan infus ini juga bisa meningkatkan tonisitas dan mengurangi resiko edema serebral.
- Cairan tutofusin ops, cairan infus satu ini memiliki manfaat yang cukup banyak bagi pasien, salah satunya yaitu seperti memenuhi kebutuhan pasien akan air. Selain itu, cairan ini juga dapat memenuhi kebutuhan cairan elektrolit sebelum, sedang, dan setelah operasi bedah dilakukan. Cairan elektrolit ini dapat mencegah pasien dari dehidrasi, serta memenuhi kebutuhan pasien akan makanan yang mengandung karbohidrat. Beberapa kandungan dalam jenis cairan infus tutofusin adalah Natrium 100 mEq, Kalium 18 mEq, Sorbitol 50 gram, Klorida mEq, dan lainnya.
- Cairan manitol, dimana jenis cairan infus ini mengandung kandungan karbo, oksigen atau C6H14O6, dan hidrogen. Cairan manitol memiliki banyak manfaat seperti, membuat senyawa toksik menjadi meningkat, menjaga tekanan intrakranial pada kondisi normal, mengalami gagal ginjal, dan memberikan peningkatan diuresis pada pasien yang mengalami gagal ginjal. Pemberian jenis cairan infus ini dianjurkan diberikan pada pasien yang sedang menjalani proses operasi prostat. Hal ini dikarenakan jenis cairan infus ini dapat melarutkan irigasi genitouriner sebelum operasi dilakukan.
Jenis cairan infus juga dapat dibedakan berdasarkan cairan IV, yang mana didasarkan pada tonisitasnya. Berikut tiga jenis cairan infus berdasarkan tonisitasnya.
- Isotonik, merupakan cairan infus yang mempunyai konsentrasi zat terlarut sama dengan plasma darah.
- Hipotonik, merupakan cairan infus yang mempunyai konsentrasi zat terlarut lebih rendah dari plasma.
- Hipertonik, merupakan cairan infus yang mempunyai konsentrasi zat terlarut lebih besar dari plasma.
Sulthan Medikal menjual tiang infus berkualitas dengan harga terjangkau. Silakan cek selengkapnya di website kami atau dengan klik ikon di bawah ini:

Tags: Infus, Tiang Infus
Kenali Jenis Cairan Infus Beserta Fungsinya!
Troli dressing adalah sebuah peralatan medis yang berbentuk troli atau kereta kecil yang digunakan untuk menyimpan dan mengangkut perlengkapan serta... selengkapnya
Medicine trolley atau troli obat adalah alat bergerak yang digunakan di berbagai fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, dan apotek... selengkapnya
Bed pasien merujuk pada tempat tidur atau fasilitas tempat pasien berbaring di dalam rumah sakit atau fasilitas perawatan kesehatan lainnya. Setiap... selengkapnya
Banyak hoaks yang beredar mengenai donor darah. Mana yang benar dan mana yang sebenarnya hanya mitos? Kebutuhan akan transfusi darah... selengkapnya
Aneka Troli, Bayi dan Kebidanan, Bed Pasien, Lemari Medis, Meja Periksa, Overbed Table, Scrub Station, Tiang Infus Pengertian Ruang OKA Ruang OKA (Operatie Kamer Anak / Kamar Operasi Anak) adalah ruang operasi khusus pediatrik yang disiapkan untuk... selengkapnya
Bedside cabinet adalah perabot kecil berbentuk lemari atau meja dengan laci yang ditempatkan di dekat tempat tidur pasien di fasilitas... selengkapnya
Pengertian Bed Pasien Bed pasien adalah tempat tidur yang dirancang khusus untuk digunakan oleh pasien dalam lingkungan perawatan medis, seperti... selengkapnya
Bed pasien anak adalah jenis tempat tidur yang dirancang khusus untuk digunakan oleh pasien anak di fasilitas kesehatan, seperti rumah... selengkapnya
Verlos bed adalah istilah yang berasal dari bahasa Belanda yang digunakan dalam konteks medis, terutama dalam bidang kebidanan dan persalinan.... selengkapnya
Brankar Standar Ini adalah jenis brankar yang paling umum dan sering digunakan. Brankar standar memiliki permukaan datar yang dilengkapi dengan... selengkapnya
Spesifikasi : Dimensi P x L x T : 200 x 60 x 70 cm Bahan : Besi stainless… selengkapnya
*Harga Hubungi CSInstrument Cabinet – Cabinet Color : White – Product Thickness : 0,6 mm – Cabinet Size : 1700 x 900… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMeja Kebidanan Bahan Stainless Steel / Bed Partus / Verlos Bed / Ginek / Gynaecology Table Spesifikasi: * Dimensi plt… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSPESIFIKASI PRODUK : Kursi sofa donor Elektrik Spesifikasi: – Bahan rangka full stainless steel 1mm – Dimensi panjang x lebar… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSPESIFIKASI PRODUK: Nama Produk : Troli Londri / Troli Linen / Laundry Trolley Fungsi : Membawa / memindahkan pakaian kotor… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi: * Dimensi 2m x 90cm x 60 cm * Manual 1 engkol bagian kepala bisa dinaikkan sampai 45 derajat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSPESIFIKASI PRODUK: Nama Produk : Troli Laundry 2 Kantung / Laundry Trolley / Linen Fungsi : Menyimpan, membawa dan memindahkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi: * Fungsi untuk tempat tidur rawat inap anak-anak * Dimensi 180 x 80 x 60-120 cm * Rangka stainless steel… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKursi Obgyn / Gynaecolog BKKBN Spesifikasi: * Dimensi plt = 180 x 60 x 80 cm * Kerangka full stainless… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMeja Kebidanan Mesin Elektrik Spesifikasi: * Dimensi plt = 2 m x 78 x 75 cm * Kerangka bahan besi… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.