Beranda » Blog » Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Diposting pada 4 May 2023 oleh SulthanMedic / Dilihat: 1.319 kali / Kategori:

Transfusi darah adalah proses memindahkan darah yang diambil dari seseorang (donor) ke seseorang yang membutuhkan (penerima). Darah yang diambil dari donor akan diuji untuk memastikan bahwa jenis darahnya sesuai dengan jenis darah penerima sehingga tidak menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan dalam tubuh penerima.

Transfusi darah biasanya digunakan untuk mengatasi kondisi medis yang memerlukan darah tambahan, seperti anemia, kehilangan darah akibat cedera atau operasi, atau penyakit yang mengganggu produksi darah. Darah juga dapat diberikan kepada pasien yang mengalami gangguan koagulasi atau masalah pembekuan darah.

Transfusi darah harus dilakukan dengan hati-hati dan hanya dilakukan ketika diperlukan, karena ada risiko tertentu yang terkait dengan prosedur ini. Namun, transfusi darah dapat menyelamatkan nyawa dalam situasi-situasi medis yang mengancam jiwa.

Sejarah transfusi darah dimulai pada abad ke-17, ketika dokter Inggris yang bernama William Harvey menemukan bahwa darah mengalir melalui tubuh melalui sistem peredaran darah. Pada saat itu, dokter mulai melakukan transfusi darah pada manusia dengan menggunakan darah hewan, seperti domba dan sapi, sebagai alternatif pengganti darah manusia.

Pada awal abad ke-20, seorang dokter Austria bernama Karl Landsteiner menemukan bahwa darah manusia memiliki beberapa jenis yang berbeda, yang disebut golongan darah ABO. Penemuan ini memungkinkan para dokter untuk melakukan transfusi darah dengan lebih aman dan efektif.

Selama Perang Dunia I, transfusi darah menjadi prosedur medis yang lebih umum dan terorganisir. Selama periode ini, darah diuji dan disimpan dalam kantong plastik, dan praktek-praktek steril dan sanitasi diperkenalkan untuk mencegah penyebaran penyakit melalui transfusi darah.

Sejak itu, teknologi dan metode transfusi darah terus berkembang dan memungkinkan transfusi darah menjadi lebih aman dan efektif. Hari ini, transfusi darah dianggap sebagai prosedur medis yang rutin dan membantu menyelamatkan nyawa jutaan orang setiap tahunnya.

Kaitan Transfusi Darah dengan Golongan Darah

Golongan darah seseorang ditentukan oleh jenis antigen pada permukaan sel darah merah. Ada empat jenis golongan darah manusia, yaitu golongan darah A, B, AB, dan O.

Ketika seorang anak lahir, golongan darahnya ditentukan oleh kombinasi golongan darah dari kedua orang tuanya. Setiap orang memiliki dua alel atau varian gen yang mengontrol jenis golongan darah mereka, dan masing-masing alel dapat menyebabkan seseorang memiliki golongan darah A, B, AB, atau O.

Kombinasi alel dari orang tua akan menentukan kemungkinan golongan darah anak mereka. Beberapa kombinasi alel akan menghasilkan golongan darah yang sama dengan salah satu atau kedua orang tua, sedangkan kombinasi alel lain dapat menghasilkan golongan darah yang berbeda.

Secara umum, golongan darah A dan B bersifat dominan dan dapat menurun ke anak jika ada satu atau kedua orang tua memiliki golongan darah A atau B. Sementara itu, golongan darah O dianggap sebagai golongan darah resesif, sehingga anak hanya akan memiliki golongan darah O jika kedua orang tua juga memiliki alel golongan darah O.

Namun, perlu dicatat bahwa pewarisan golongan darah tidak selalu sama untuk setiap keluarga dan dapat berbeda-beda tergantung pada kombinasi alel yang dimiliki oleh orang tua. Oleh karena itu, pewarisan golongan darah pada anak tidak dapat diprediksi dengan pasti hanya berdasarkan golongan darah orang tua.

Aturan transfusi darah sangat penting untuk dipatuhi untuk memastikan bahwa transfusi darah dilakukan dengan aman dan efektif. Salah satu aturan utama adalah memastikan bahwa golongan darah donor cocok dengan golongan darah penerima.

Ketika seorang pasien membutuhkan transfusi darah, dokter akan melakukan tes golongan darah untuk memastikan golongan darah pasien. Setelah itu, pasien akan diberikan darah yang memiliki golongan darah yang sama atau kompatibel dengan golongan darah pasien.

Darah yang diambil dari donor kemudian akan dites untuk menentukan golongan darah donor. Darah donor yang cocok dengan golongan darah pasien dapat diberikan. Sebaliknya, jika golongan darah donor tidak cocok dengan golongan darah pasien, transfusi darah tidak dapat dilakukan.

Selain itu, darah juga harus diuji untuk mengetahui keberadaan antigen dan antibodi tertentu pada darah donor dan penerima. Tes ini dilakukan untuk memastikan bahwa darah yang akan diberikan tidak akan menimbulkan reaksi yang merugikan atau berbahaya pada pasien.

Selain tes golongan darah dan uji antigen-antibodi, aturan transfusi darah juga mencakup prosedur sanitasi dan sterilisasi yang ketat untuk mencegah infeksi atau kontaminasi yang dapat membahayakan pasien.

Ketika transfusi darah dilakukan, pasien akan dipantau dengan ketat untuk memastikan bahwa reaksi yang merugikan atau berbahaya tidak terjadi. Jika ada tanda-tanda reaksi yang tidak diinginkan, seperti demam atau ruam kulit, dokter akan segera menghentikan transfusi darah dan memberikan perawatan yang diperlukan.

 

Apakah Ada mencari kursi donor dan bingung di mana membelinya? Anda bisa mendapatkannya di website ini. Silakan cek informasi selengkapnya di bawah ini:

klik di sini

Tags: ,

Bagikan ke

Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Standar untuk Lampu Sorot Medis
6 March 2023

Standar untuk Lampu Sorot Medikal Meskipun dibuat dalam berbagai jenis dan bentuk, ada beberapa standar yang wajib dipenuhi oleh lampu... selengkapnya

Karakeristik serta Indikator Kualitas Bed Pasien
24 January 2024

Ciri Umum Bed pasien merujuk pada tempat tidur khusus yang dirancang untuk digunakan dalam pengaturan perawatan kesehatan, seperti rumah sakit,... selengkapnya

Kondisi Pasien yang Membutuhkan Supplai Oksigen
23 January 2024

Troli oksigen merujuk pada sebuah perangkat atau alat yang dirancang khusus untuk membawa dan mengelola tabung atau tangki oksigen. Oksigen... selengkapnya

Macam-Macam Bed Screen yang ada Di Rumah Sakit
17 January 2024

Bed screen yang sering ditemukan di rumah sakit adalah tirai atau pemisah yang digunakan di sekitar tempat tidur pasien. Biasa... selengkapnya

Berbagai Tipe/Model Bed Pasien
28 December 2023

Bed pasien merujuk pada tempat tidur atau tempat istirahat yang disediakan di fasilitas kesehatan untuk pasien yang memerlukan perawatan medis... selengkapnya

Kenali Kelebihan/Kekurangan Setiap Roda untuk Troli/Bed Pasien
11 April 2023

Roda untuk troli atau ranjang rumah sakit sangat penting karena memungkinkan pergerakan yang mudah dan aman dari pasien di dalam... selengkapnya

Fungsi dan Kegunaan Brankar
13 September 2023

Brankar adalah tempat tidur yang digunakan untuk mengangkut pasien atau individu yang sedang sakit atau cedera dari satu tempat ke... selengkapnya

Aneka Macam Troli Beserta Fungsinya
20 February 2023

Troli merupakan alat yang digunakan untuk mengangkut sesuatu dengan cara didorong. Alat ini biasanya memiliki beragam jenis sesuai dengan kebutuhannya.... selengkapnya

Prosedur Pemasangan Infus Hingga Resiko Efek Sampingnya
29 March 2023

Tidak semua kondisi medis perlu diinfus Tidak semua penyakit memerlukan pemasangan infus. Biasanya dokter merekomendasikan pemasangan infus ketika seorang pasien... selengkapnya

Mengenal Bed ICU
31 October 2024

Pengertian Bed pasien adalah tempat tidur khusus yang dirancang untuk digunakan oleh pasien di rumah sakit, klinik, atau fasilitas perawatan... selengkapnya

Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: