Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Sari
● online
Sari
● online
Halo, perkenalkan saya Sari
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Diposting pada 4 May 2023 oleh SulthanMedic / Dilihat: 1.034 kali / Kategori:

Transfusi darah adalah proses memindahkan darah yang diambil dari seseorang (donor) ke seseorang yang membutuhkan (penerima). Darah yang diambil dari donor akan diuji untuk memastikan bahwa jenis darahnya sesuai dengan jenis darah penerima sehingga tidak menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan dalam tubuh penerima.

Transfusi darah biasanya digunakan untuk mengatasi kondisi medis yang memerlukan darah tambahan, seperti anemia, kehilangan darah akibat cedera atau operasi, atau penyakit yang mengganggu produksi darah. Darah juga dapat diberikan kepada pasien yang mengalami gangguan koagulasi atau masalah pembekuan darah.

Transfusi darah harus dilakukan dengan hati-hati dan hanya dilakukan ketika diperlukan, karena ada risiko tertentu yang terkait dengan prosedur ini. Namun, transfusi darah dapat menyelamatkan nyawa dalam situasi-situasi medis yang mengancam jiwa.

Sejarah transfusi darah dimulai pada abad ke-17, ketika dokter Inggris yang bernama William Harvey menemukan bahwa darah mengalir melalui tubuh melalui sistem peredaran darah. Pada saat itu, dokter mulai melakukan transfusi darah pada manusia dengan menggunakan darah hewan, seperti domba dan sapi, sebagai alternatif pengganti darah manusia.

Pada awal abad ke-20, seorang dokter Austria bernama Karl Landsteiner menemukan bahwa darah manusia memiliki beberapa jenis yang berbeda, yang disebut golongan darah ABO. Penemuan ini memungkinkan para dokter untuk melakukan transfusi darah dengan lebih aman dan efektif.

Selama Perang Dunia I, transfusi darah menjadi prosedur medis yang lebih umum dan terorganisir. Selama periode ini, darah diuji dan disimpan dalam kantong plastik, dan praktek-praktek steril dan sanitasi diperkenalkan untuk mencegah penyebaran penyakit melalui transfusi darah.

Sejak itu, teknologi dan metode transfusi darah terus berkembang dan memungkinkan transfusi darah menjadi lebih aman dan efektif. Hari ini, transfusi darah dianggap sebagai prosedur medis yang rutin dan membantu menyelamatkan nyawa jutaan orang setiap tahunnya.

Kaitan Transfusi Darah dengan Golongan Darah

Golongan darah seseorang ditentukan oleh jenis antigen pada permukaan sel darah merah. Ada empat jenis golongan darah manusia, yaitu golongan darah A, B, AB, dan O.

Ketika seorang anak lahir, golongan darahnya ditentukan oleh kombinasi golongan darah dari kedua orang tuanya. Setiap orang memiliki dua alel atau varian gen yang mengontrol jenis golongan darah mereka, dan masing-masing alel dapat menyebabkan seseorang memiliki golongan darah A, B, AB, atau O.

Kombinasi alel dari orang tua akan menentukan kemungkinan golongan darah anak mereka. Beberapa kombinasi alel akan menghasilkan golongan darah yang sama dengan salah satu atau kedua orang tua, sedangkan kombinasi alel lain dapat menghasilkan golongan darah yang berbeda.

Secara umum, golongan darah A dan B bersifat dominan dan dapat menurun ke anak jika ada satu atau kedua orang tua memiliki golongan darah A atau B. Sementara itu, golongan darah O dianggap sebagai golongan darah resesif, sehingga anak hanya akan memiliki golongan darah O jika kedua orang tua juga memiliki alel golongan darah O.

Namun, perlu dicatat bahwa pewarisan golongan darah tidak selalu sama untuk setiap keluarga dan dapat berbeda-beda tergantung pada kombinasi alel yang dimiliki oleh orang tua. Oleh karena itu, pewarisan golongan darah pada anak tidak dapat diprediksi dengan pasti hanya berdasarkan golongan darah orang tua.

Aturan transfusi darah sangat penting untuk dipatuhi untuk memastikan bahwa transfusi darah dilakukan dengan aman dan efektif. Salah satu aturan utama adalah memastikan bahwa golongan darah donor cocok dengan golongan darah penerima.

Ketika seorang pasien membutuhkan transfusi darah, dokter akan melakukan tes golongan darah untuk memastikan golongan darah pasien. Setelah itu, pasien akan diberikan darah yang memiliki golongan darah yang sama atau kompatibel dengan golongan darah pasien.

Darah yang diambil dari donor kemudian akan dites untuk menentukan golongan darah donor. Darah donor yang cocok dengan golongan darah pasien dapat diberikan. Sebaliknya, jika golongan darah donor tidak cocok dengan golongan darah pasien, transfusi darah tidak dapat dilakukan.

Selain itu, darah juga harus diuji untuk mengetahui keberadaan antigen dan antibodi tertentu pada darah donor dan penerima. Tes ini dilakukan untuk memastikan bahwa darah yang akan diberikan tidak akan menimbulkan reaksi yang merugikan atau berbahaya pada pasien.

Selain tes golongan darah dan uji antigen-antibodi, aturan transfusi darah juga mencakup prosedur sanitasi dan sterilisasi yang ketat untuk mencegah infeksi atau kontaminasi yang dapat membahayakan pasien.

Ketika transfusi darah dilakukan, pasien akan dipantau dengan ketat untuk memastikan bahwa reaksi yang merugikan atau berbahaya tidak terjadi. Jika ada tanda-tanda reaksi yang tidak diinginkan, seperti demam atau ruam kulit, dokter akan segera menghentikan transfusi darah dan memberikan perawatan yang diperlukan.

 

Apakah Ada mencari kursi donor dan bingung di mana membelinya? Anda bisa mendapatkannya di website ini. Silakan cek informasi selengkapnya di bawah ini:

klik di sini

Tags: ,

Bagikan ke

Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Fungsi Bed Pasien Untuk Percepatan Pemulihan Pasien
30 May 2023

Bed pasien adalah tempat tidur yang dirancang khusus untuk digunakan dalam konteks perawatan kesehatan, seperti rumah sakit, klinik, atau fasilitas... selengkapnya

Sejarah Singkat Kursi dental
26 February 2023

Dental chair atau kursi dental merupakan bagian utama dari dental unit. Kursi dental berfungsi sebagai tempat duduk bagi pasien yang... selengkapnya

Kain Penutup Keranda/Peti Jenazah
10 May 2023

Kain penutup keranda biasanya terbuat dari bahan yang lembut dan halus, seperti satin atau sutra, yang memberikan tampilan yang elegan... selengkapnya

Mengenal Bed Pasien 3 Crank ABS
5 June 2023

Bed pasien 3 crank ABS mengacu pada jenis tempat tidur khusus yang digunakan di rumah sakit atau fasilitas perawatan medis.... selengkapnya

Lampu Sorot Medis
4 March 2023

Selain digunakan untuk dekorasi, otomotif, dan penerangan komersial, ternyata lampu sorot juga digunakan di salah satu aspek yang sangat penting... selengkapnya

Komponen Umum Troli Emergency
13 June 2024

Troli emergency, atau dikenal juga dengan istilah “emergency cart” atau “crash cart,” adalah sebuah troli yang dirancang khusus untuk digunakan... selengkapnya

Perawatan Dental
27 February 2023

Perawatan gigi bisa dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan. Beberapa di antaranya adalah praktik dokter gigi pribadi, klinik kesehatan yang melayani... selengkapnya

Furniture Alkes yang Biasa Ada Di Ruang Rawat Pasien
6 December 2023

Karakteristik Ruang Rawat Ruang rawat pasien adalah area di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya yang dirancang khusus untuk memberikan... selengkapnya

Fungsi Medicine Trolley
13 March 2023

Troli atau troelly disebut sebagai kereta dorong karena memiliki roda pada bagian bawah tuasnya. Alat ini digunakan untuk memindahkan berbagai jenis barang... selengkapnya

Jenis-Jenis Bed Pasien
25 April 2025

Bed pasien adalah tempat tidur khusus yang digunakan di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, atau puskesmas untuk merawat pasien.... selengkapnya

Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: