Beranda » Blog » Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Diposting pada 4 May 2023 oleh SulthanMedic / Dilihat: 1.090 kali / Kategori:

Transfusi darah adalah proses memindahkan darah yang diambil dari seseorang (donor) ke seseorang yang membutuhkan (penerima). Darah yang diambil dari donor akan diuji untuk memastikan bahwa jenis darahnya sesuai dengan jenis darah penerima sehingga tidak menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan dalam tubuh penerima.

Transfusi darah biasanya digunakan untuk mengatasi kondisi medis yang memerlukan darah tambahan, seperti anemia, kehilangan darah akibat cedera atau operasi, atau penyakit yang mengganggu produksi darah. Darah juga dapat diberikan kepada pasien yang mengalami gangguan koagulasi atau masalah pembekuan darah.

Transfusi darah harus dilakukan dengan hati-hati dan hanya dilakukan ketika diperlukan, karena ada risiko tertentu yang terkait dengan prosedur ini. Namun, transfusi darah dapat menyelamatkan nyawa dalam situasi-situasi medis yang mengancam jiwa.

Sejarah transfusi darah dimulai pada abad ke-17, ketika dokter Inggris yang bernama William Harvey menemukan bahwa darah mengalir melalui tubuh melalui sistem peredaran darah. Pada saat itu, dokter mulai melakukan transfusi darah pada manusia dengan menggunakan darah hewan, seperti domba dan sapi, sebagai alternatif pengganti darah manusia.

Pada awal abad ke-20, seorang dokter Austria bernama Karl Landsteiner menemukan bahwa darah manusia memiliki beberapa jenis yang berbeda, yang disebut golongan darah ABO. Penemuan ini memungkinkan para dokter untuk melakukan transfusi darah dengan lebih aman dan efektif.

Selama Perang Dunia I, transfusi darah menjadi prosedur medis yang lebih umum dan terorganisir. Selama periode ini, darah diuji dan disimpan dalam kantong plastik, dan praktek-praktek steril dan sanitasi diperkenalkan untuk mencegah penyebaran penyakit melalui transfusi darah.

Sejak itu, teknologi dan metode transfusi darah terus berkembang dan memungkinkan transfusi darah menjadi lebih aman dan efektif. Hari ini, transfusi darah dianggap sebagai prosedur medis yang rutin dan membantu menyelamatkan nyawa jutaan orang setiap tahunnya.

Kaitan Transfusi Darah dengan Golongan Darah

Golongan darah seseorang ditentukan oleh jenis antigen pada permukaan sel darah merah. Ada empat jenis golongan darah manusia, yaitu golongan darah A, B, AB, dan O.

Ketika seorang anak lahir, golongan darahnya ditentukan oleh kombinasi golongan darah dari kedua orang tuanya. Setiap orang memiliki dua alel atau varian gen yang mengontrol jenis golongan darah mereka, dan masing-masing alel dapat menyebabkan seseorang memiliki golongan darah A, B, AB, atau O.

Kombinasi alel dari orang tua akan menentukan kemungkinan golongan darah anak mereka. Beberapa kombinasi alel akan menghasilkan golongan darah yang sama dengan salah satu atau kedua orang tua, sedangkan kombinasi alel lain dapat menghasilkan golongan darah yang berbeda.

Secara umum, golongan darah A dan B bersifat dominan dan dapat menurun ke anak jika ada satu atau kedua orang tua memiliki golongan darah A atau B. Sementara itu, golongan darah O dianggap sebagai golongan darah resesif, sehingga anak hanya akan memiliki golongan darah O jika kedua orang tua juga memiliki alel golongan darah O.

Namun, perlu dicatat bahwa pewarisan golongan darah tidak selalu sama untuk setiap keluarga dan dapat berbeda-beda tergantung pada kombinasi alel yang dimiliki oleh orang tua. Oleh karena itu, pewarisan golongan darah pada anak tidak dapat diprediksi dengan pasti hanya berdasarkan golongan darah orang tua.

Aturan transfusi darah sangat penting untuk dipatuhi untuk memastikan bahwa transfusi darah dilakukan dengan aman dan efektif. Salah satu aturan utama adalah memastikan bahwa golongan darah donor cocok dengan golongan darah penerima.

Ketika seorang pasien membutuhkan transfusi darah, dokter akan melakukan tes golongan darah untuk memastikan golongan darah pasien. Setelah itu, pasien akan diberikan darah yang memiliki golongan darah yang sama atau kompatibel dengan golongan darah pasien.

Darah yang diambil dari donor kemudian akan dites untuk menentukan golongan darah donor. Darah donor yang cocok dengan golongan darah pasien dapat diberikan. Sebaliknya, jika golongan darah donor tidak cocok dengan golongan darah pasien, transfusi darah tidak dapat dilakukan.

Selain itu, darah juga harus diuji untuk mengetahui keberadaan antigen dan antibodi tertentu pada darah donor dan penerima. Tes ini dilakukan untuk memastikan bahwa darah yang akan diberikan tidak akan menimbulkan reaksi yang merugikan atau berbahaya pada pasien.

Selain tes golongan darah dan uji antigen-antibodi, aturan transfusi darah juga mencakup prosedur sanitasi dan sterilisasi yang ketat untuk mencegah infeksi atau kontaminasi yang dapat membahayakan pasien.

Ketika transfusi darah dilakukan, pasien akan dipantau dengan ketat untuk memastikan bahwa reaksi yang merugikan atau berbahaya tidak terjadi. Jika ada tanda-tanda reaksi yang tidak diinginkan, seperti demam atau ruam kulit, dokter akan segera menghentikan transfusi darah dan memberikan perawatan yang diperlukan.

 

Apakah Ada mencari kursi donor dan bingung di mana membelinya? Anda bisa mendapatkannya di website ini. Silakan cek informasi selengkapnya di bawah ini:

klik di sini

Tags: ,

Bagikan ke

Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Fitur, Fungsi dan Komponen Umum Pada Bed Pasien
28 November 2023

Bed pasien adalah tempat tidur atau ranjang yang digunakan oleh pasien di fasilitas perawatan kesehatan seperti rumah sakit, klinik, atau... selengkapnya

Bahan Umum Pembuatan Keranda Jenazah
9 May 2023

Keranda atau mortuary adalah alat yang digunakan untuk mengangkut jenazah dari tempat meninggal ke tempat peristirahatan terakhir seperti ruang jenazah... selengkapnya

Mengenali Beberapa Perbedaan Antara Bed pasien
20 May 2025

Bed pasien adalah tempat tidur khusus yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasien, terutama di rumah sakit, klinik, atau fasilitas perawatan kesehatan... selengkapnya

Tips Memilih Bed Pasien
21 June 2023

Bed pasien merujuk pada tempat tidur yang digunakan untuk merawat pasien di rumah sakit atau fasilitas perawatan kesehatan lainnya. Bed... selengkapnya

Penggunaan Bed Pasien Dari Masa Ke Masa
7 June 2023

Pengertian Bed pasien merujuk pada tempat tidur yang dirancang khusus untuk digunakan oleh pasien di rumah sakit, klinik, atau fasilitas... selengkapnya

Aneka Troli dan Jenisnya
7 December 2023

Troli adalah sebuah kata yang merujuk pada kendaraan beroda yang digunakan untuk membawa atau mengangkut barang, peralatan, atau orang. Troli... selengkapnya

Aneka Jenis Troli yang Biasa Ada di Rumah Sakit
17 February 2023

Troli Rumah Sakit Dan Fungsinya Troli rumah sakit merupakan alat bantu yang digunakan untuk memindahkan barang yang akan dibawa dari... selengkapnya

Perawatan Lemari Instrumen
26 April 2024

Lemari Instrumen adalah sebuah perangkat penyimpanan khusus yang dirancang untuk menyimpan dan melindungi alat-alat atau instrumen-instrumen tertentu. Biasanya, lemari instrumen... selengkapnya

Perbedaan Antara Stretcher Ambulan dan Bed Pasien
6 March 2024

Stretcher adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengangkut orang yang terluka atau sakit dari satu tempat ke tempat lain, terutama... selengkapnya

Kegunaan Troli Instrumen di Kehidupan Sehari-hari
20 September 2023

Troli instrumen adalah sebuah alat yang digunakan dalam berbagai konteks, terutama dalam bidang medis dan penelitian ilmiah, untuk mengangkut dan... selengkapnya

Golongan Darah serta Kaitannya dengan Transfusi Darah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: