● online
Mengenal Fungsi Bed Pasien 2 Crank
Bed pasien atau ranjang pasien adalah tempat tidur khusus yang dirancang untuk digunakan oleh pasien, terutama di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, atau pusat perawatan. Bed pasien memiliki fitur khusus yang membedakannya dari tempat tidur biasa, seperti:
- Fleksibilitas posisi:
- Dapat diatur ketinggiannya (head, foot, dan keseluruhan ranjang).
- Memungkinkan pasien berbaring atau duduk sesuai kebutuhan medis.
- Keamanan:
- Dilengkapi dengan pagar samping (side rails) untuk mencegah pasien jatuh.
- Mobilitas:
- Memiliki roda untuk memudahkan pemindahan.
- Roda biasanya dilengkapi dengan rem untuk stabilitas.
- Material:
- Dirancang dari bahan yang mudah dibersihkan dan tahan lama untuk memenuhi standar kebersihan medis.
- Aksesoris tambahan:
- Beberapa bed pasien dilengkapi dengan tiang infus, meja makan yang bisa dipasang di atas tempat tidur, atau port untuk peralatan medis.
Bed pasien dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan mempermudah perawatan pasien, serta membantu tenaga medis dalam memberikan pelayanan yang lebih efektif.
Sejarah bed pasien (ranjang pasien) memiliki perjalanan panjang yang berkembang seiring dengan kebutuhan medis dan teknologi. Berikut adalah ringkasan evolusinya:
1. Masa Kuno
- Pada masa kuno, pasien dirawat di permukaan sederhana seperti tikar, jerami, atau tempat tidur biasa.
- Di Yunani dan Romawi kuno, tempat tidur pasien sering berupa alas yang dapat diangkat untuk mempermudah perawatan.
2. Abad Pertengahan
- Di rumah sakit gereja, pasien dirawat di tempat tidur kayu biasa dengan alas kain atau jerami.
- Tempat tidur lebih diperuntukkan untuk kenyamanan dasar daripada fitur-fitur medis.
3. Abad ke-19
- Perubahan signifikan terjadi pada abad ke-19, terutama dengan berkembangnya ilmu kedokteran.
- Tempat tidur pasien mulai dirancang khusus untuk keperluan medis.
- Pada tahun 1815, Samuel A. Cooley menciptakan desain tempat tidur yang dapat disesuaikan, cikal bakal tempat tidur modern.
4. Awal Abad ke-20
- Pada tahun 1900-an, Michael Cribben, seorang perancang peralatan rumah sakit di Amerika Serikat, menciptakan tempat tidur dengan bagian kepala yang dapat diatur ketinggiannya.
- Penambahan fitur roda untuk mobilitas mulai diperkenalkan.
5. Tahun 1940-an hingga 1960-an
- Inovasi lebih lanjut meliputi penggunaan pagar samping untuk keamanan pasien.
- Tempat tidur berbahan logam dengan mekanisme engkol manual menjadi populer.
6. Era Modern (1970-an – sekarang)
- 1970-an: Bed pasien dengan pengaturan listrik mulai diperkenalkan.
- 1980-an – 1990-an: Perkembangan teknologi menciptakan tempat tidur dengan kontrol otomatis untuk posisi pasien, seperti Trendelenburg dan Reverse Trendelenburg.
- Saat ini: Tempat tidur pasien dilengkapi dengan teknologi canggih, seperti sensor tekanan untuk mencegah luka tekan, kontrol berbasis aplikasi, dan fitur interkoneksi dengan peralatan medis lainnya.
Seiring waktu, bed pasien tidak hanya menjadi alat perawatan medis, tetapi juga alat pendukung kenyamanan, keamanan, dan efisiensi baik bagi pasien maupun tenaga medis.
Bed Pasien dengan 2 Engkol/Crank
Bed pasien 2 crank adalah jenis tempat tidur pasien yang dilengkapi dengan dua engkol manual (crank) untuk mengatur posisi tertentu sesuai kebutuhan pasien. Jenis ini banyak digunakan di rumah sakit, klinik, maupun perawatan di rumah karena harganya yang lebih terjangkau dibandingkan tempat tidur elektrik, tetapi tetap menawarkan fleksibilitas yang cukup baik.
Fitur Utama Bed Pasien 2 Crank
- Dua Engkol (Crank):
- Engkol pertama: Untuk mengatur posisi sandaran kepala (headrest), memungkinkan pasien berbaring, duduk, atau setengah duduk.
- Engkol kedua: Untuk mengatur ketinggian bagian kaki (footrest), membantu posisi kaki pasien lebih nyaman.
- Material Konstruksi:
- Rangka: Biasanya terbuat dari baja tahan karat (stainless steel) atau logam yang dilapisi cat anti karat.
- Permukaan tidur: Terbuat dari bahan tahan lama seperti baja berlubang atau papan kayu yang dilapisi untuk mendukung kenyamanan.
- Fitur Tambahan:
- Side Rails (Pagar Samping): Untuk mencegah pasien jatuh.
- Roda: Memudahkan mobilitas bed, biasanya dilengkapi rem untuk stabilitas.
- Tiang Infus (opsional): Tempat untuk menggantung kantong infus atau peralatan medis lainnya.
- Dimensi Standar:
- Panjang: ± 190-200 cm
- Lebar: ± 80-90 cm
- Kapasitas beban: ± 150-200 kg (tergantung model).
Keunggulan Bed Pasien 2 Crank
- Efisiensi Biaya: Lebih ekonomis dibandingkan bed elektrik.
- Fleksibilitas: Memberikan kenyamanan dengan pengaturan posisi kepala dan kaki.
- Kemudahan Operasional: Engkol manual mudah digunakan tanpa memerlukan listrik.
Kelemahan
- Tidak memiliki fitur otomatis sehingga pengaturan posisi memerlukan tenaga manual.
- Tidak dapat mengatur tinggi keseluruhan tempat tidur, hanya bagian kepala dan kaki.
Bed pasien 2 crank sering digunakan untuk perawatan pasien yang tidak memerlukan banyak penyesuaian atau fasilitas mewah, tetapi tetap memprioritaskan kenyamanan dan keamanan.
Bed pasien 2 crank cocok digunakan untuk pasien dengan berbagai kondisi yang memerlukan penyesuaian posisi kepala atau kaki tanpa memerlukan fitur tambahan yang terlalu kompleks. Beberapa contoh kondisi pasien yang memanfaatkan bed ini:
1. Pasien Pasca Operasi
- Membutuhkan posisi setengah duduk untuk meringankan tekanan di area luka operasi, khususnya di perut atau dada.
- Posisi kaki dapat diangkat untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah pembengkakan.
2. Pasien Lansia atau dengan Mobilitas Terbatas
- Membantu pasien yang sulit duduk sendiri, sehingga kepala dapat diangkat menggunakan engkol.
- Mengurangi tekanan pada punggung dan memungkinkan pasien makan, membaca, atau berbicara lebih nyaman.
3. Pasien dengan Masalah Pernapasan
- Posisi kepala lebih tinggi membantu pasien dengan kondisi seperti asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik), atau gagal jantung untuk bernapas lebih mudah.
4. Pasien dengan Edema atau Gangguan Sirkulasi di Kaki
- Posisi kaki yang diangkat dapat mengurangi pembengkakan akibat akumulasi cairan atau masalah vena.
5. Pasien yang Sedang Menjalani Terapi atau Pemulihan
- Untuk pasien yang memerlukan posisi tertentu selama menjalani fisioterapi atau pemulihan cedera.
6. Pasien dengan Luka Tekan Minimal
- Meski tidak secanggih bed elektrik dengan sensor anti-luka tekan, bed ini tetap memberikan fleksibilitas posisi untuk mencegah luka tekan pada pasien yang belum mengalami imobilisasi total.
Kondisi Ideal untuk Bed 2 Crank:
- Pasien dengan kebutuhan perawatan jangka pendek hingga menengah.
- Pasien yang masih dapat bergerak sebagian atau dibantu oleh caregiver untuk mengatur posisi tubuh.
- Pasien di rumah sakit kelas menengah atau perawatan rumah yang tidak memerlukan teknologi canggih.
Beli Bed Pasien di bawah ini:

Tags: Bed pasien, Bed Pasien Ekonomi, Bed Pasien Electric, bed pasien manual, Bed Pasien Standar, bed patient, bed patient economy
Mengenal Fungsi Bed Pasien 2 Crank
Bed partus merupakan istilah yang berasal dari bahasa Latin, di mana partus berarti melahirkan atau persalinan. Istilah ini digunakan untuk merujuk... selengkapnya
Bed pasien ekonomi/standar adalah jenis tempat tidur yang digunakan di rumah sakit atau fasilitas perawatan kesehatan lainnya untuk merawat pasien.... selengkapnya
Bed pasien adalah tempat tidur khusus yang dirancang untuk digunakan oleh pasien di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, atau... selengkapnya
Brankar ambulan adalah jenis brankar yang dirancang khusus untuk digunakan di dalam ambulans. Ini adalah brankar yang digunakan oleh petugas... selengkapnya
Penjelasan Tentang Bed Pasien Bed pasien atau yang sering disebut sebagai tempat tidur rumah sakit, adalah tempat tidur khusus yang dirancang... selengkapnya
Bed pasien merujuk pada tempat tidur atau fasilitas tempat pasien berbaring di dalam rumah sakit atau fasilitas perawatan kesehatan lainnya. Setiap... selengkapnya
Brankar merupakan peralatan yang digunakan untuk memindahkan pasien yang membutuhkan perawatan medis dari satu tempat ke tempat lain di dalam... selengkapnya
Bagi sebagian orang masih asing dengan Bed Partus Verlos atau meja Obsterti dan gynealogi (Obgyn). Partus Verlos merupakan istilah yang... selengkapnya
Kegunaan utama bed screen (layar partisi) yang biasa digunakan di rumah sakit dan fasilitas perawatan medis untuk membuat partisi. Bed... selengkapnya
Deskripsi Bed pasien adalah tempat tidur yang dirancang khusus untuk pasien yang sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit, klinik,... selengkapnya
Meja Kebidanan / Bed Partus / Verlos Bed / Ginek / Gynaecology Table Spesifikasi: * Dimensi plt = 2 m… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi: * Dimensi plt = 200 x 60 x 75 cm * Bahan rangka besi cat oven / powder coating… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi: * Dimensi plt = 185 x 65 x 70 cm * Bahan rangka besi cat oven / powder coating… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi: * Dimensi meja = 60 x 40 cm * Tinggi bisa diatur 70-120 cm * Meja dari bahan polywood… selengkapnya
*Harga Hubungi CSLampu sorot untuk proses pemeriksaan pasien di rumah sakit atau klinik. Rangka terbuat dari bahan stainless yang kuat dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi: * Dimensi meja = 60 x 40 cm * Tinggi bisa diatur 70-120 cm dengan mekanisme gaspring * Bahan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSPESIFIKASI PRODUK: Nama : Double waskom stand kaki 4 Bahan : Full stainless steel Dimensi : 100 x 40 x… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMEJA OPERASI MANUAL Spesifikasi : – Bahan besi holo 4×4 dan 4x6cm tebal 2ml – Plat besi tebal 8ml –… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi: * Dimensi plt = 70 x 40 x 110 cm * Bahan besi cat oven / powder coating *… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi: * Dimensi plt = 200 x 60 x 75 cm * Bahan rangka besi cat oven / powder coating… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.